ASUS ROG Phone 8 5G: HP Gaming Premium dengan Snapdragon 8 Gen 3, Masih Worth It di 2026?

Di balik bodinya, ASUS membekali perangkat ini dengan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3, RAM LPDDR5X, penyimpanan UFS 4.0, layar AMOLED 165Hz, serta baterai berkapasitas 5.500 mAh. Kombinasi tersebut membuat ROG Phone 8 bukan hanya ditujukan untuk gamer, tetapi juga pengguna yang membutuhkan smartphone flagship untuk aktivitas sehari-hari.
Namun, memasuki 2026, pertanyaan yang cukup menarik adalah: apakah ASUS ROG Phone 8 5G masih worth it untuk dibeli?
Jawabannya tidak sesederhana "ya" atau "tidak". Snapdragon 8 Gen 3 memang bukan chipset flagship terbaru lagi, tetapi performanya masih sangat tinggi. Di sisi lain, smartphone gaming generasi yang lebih baru sudah menawarkan chipset dan fitur yang lebih modern.
Dalam artikel ini, kita akan membahas ASUS ROG Phone 8 secara lebih lengkap, mulai dari desain, layar, performa, gaming, kamera, baterai, fitur, kelebihan, kekurangan, hingga pertimbangan apakah perangkat ini masih layak dibeli pada 2026.
ASUS ROG Phone 8 5G Sekilas
ASUS ROG Phone 8 adalah smartphone gaming premium yang menggabungkan kemampuan gaming dengan desain yang lebih cocok digunakan sebagai smartphone harian.
Di Indonesia, ASUS mencantumkan ROG Phone 8 dengan konfigurasi 12GB RAM dan 256GB penyimpanan. Perangkat ini menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 dengan CPU octa-core hingga 3,3 GHz dan GPU Adreno 750.
Menariknya, ASUS tidak hanya meningkatkan performa. ROG Phone 8 juga mendapatkan layar Samsung Flexible AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate hingga 165Hz, kamera utama Sony IMX890 50MP dengan gimbal OIS, kamera ultrawide 13MP, serta kamera macro 5MP.
Untuk kebutuhan daya, smartphone ini menggunakan baterai 5.500 mAh dan mendukung pengisian cepat 65W, sekaligus mendukung wireless charging Qi.
Desain: Lebih Elegan dan Tidak Terlihat Terlalu "Gaming"
Salah satu perubahan paling terasa pada ROG Phone 8 adalah desainnya.
Jika smartphone gaming umumnya identik dengan bodi agresif, ornamen RGB berlebihan, dan bentuk yang sangat mencolok, ROG Phone 8 justru tampil lebih minimalis. ASUS menyebut desain generasi ini mengalami perubahan besar dibandingkan ROG Phone 7.
Bodi ROG Phone 8 memiliki dimensi 163,8 x 76,8 x 8,9 mm dengan bobot sekitar 225 gram. Perangkat ini juga sudah mendapatkan sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Perubahan tersebut membuat ROG Phone 8 terasa lebih fleksibel.
Pengguna bisa membawanya ke kantor, kampus, atau pertemuan tanpa langsung mendapatkan kesan bahwa perangkat tersebut adalah smartphone gaming ekstrem.
Namun, bobot 225 gram tetap tergolong berat jika dibandingkan dengan banyak smartphone mainstream. Bagi gamer, bobot tersebut masih bisa diterima karena terdapat berbagai komponen performa dan baterai besar di dalamnya.
Layar AMOLED 165Hz yang Menjadi Salah Satu Daya Tarik Utama
Untuk sebuah smartphone gaming, layar merupakan salah satu komponen paling penting.
ASUS membekali ROG Phone 8 dengan layar Samsung Flexible AMOLED berukuran 6,78 inci. Resolusinya mencapai 2400 x 1080 piksel atau FHD+, dengan dukungan HDR10 dan Corning Gorilla Glass Victus 2.
Keunggulan lainnya adalah refresh rate yang dapat mencapai 165Hz.
Refresh rate tinggi membuat animasi dan pergerakan pada layar terasa lebih halus. Dalam game yang mendukung frame rate tinggi, pengalaman bermain juga bisa terasa lebih responsif dibandingkan perangkat dengan layar 60Hz atau 120Hz.
ASUS juga menggunakan teknologi LTPO. Pada mode otomatis, layar dapat menyesuaikan refresh rate dari 1 hingga 120Hz untuk membantu menghemat konsumsi daya. Ketika bermain game, pengguna dapat memilih refresh rate hingga 165Hz.
Kecerahan layar juga menjadi keunggulan. ASUS menyebut panel tersebut mampu mencapai 1.600 nits dalam mode HBM dan hingga 2.500 nits peak brightness.
Artinya, layar ROG Phone 8 bukan hanya cocok untuk gaming, tetapi juga sangat nyaman digunakan untuk menonton film, membuka media sosial, browsing, maupun mengedit foto.
Snapdragon 8 Gen 3: Masih Bertenaga di 2026?
Inilah bagian yang paling penting.
ASUS ROG Phone 8 menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3. Ketika diluncurkan, chipset tersebut merupakan salah satu platform mobile flagship terbaik Qualcomm.
Chipset ini menggunakan CPU octa-core dengan clock speed hingga 3,3 GHz dan GPU Adreno 750.
Pada 2026, tentu Snapdragon 8 Gen 3 sudah bukan chipset terbaru. Generasi Snapdragon yang lebih baru telah hadir dengan peningkatan performa dan efisiensi.
Namun, bukan berarti Snapdragon 8 Gen 3 menjadi lambat.
Untuk penggunaan sehari-hari, chipset ini masih lebih dari cukup. Membuka banyak aplikasi, multitasking, editing foto dan video, streaming, browsing, hingga menjalankan game berat masih dapat dilakukan dengan sangat baik.
ASUS juga menggunakan RAM LPDDR5X dan storage UFS 4.0. Kombinasi tersebut membantu membuat proses membuka aplikasi, transfer data, loading game, dan multitasking terasa cepat.
Jadi, jika pertanyaannya adalah apakah Snapdragon 8 Gen 3 masih kencang pada 2026, jawabannya adalah ya.
Yang perlu diperhatikan adalah harga. Jika ROG Phone 8 ditawarkan dengan harga terlalu dekat dengan smartphone yang sudah menggunakan chipset generasi terbaru, maka daya tariknya menjadi lebih kecil.
Pengalaman Gaming
ROG Phone 8 tentu tidak lengkap jika tidak membahas kemampuan gaming.
ASUS membangun lini ROG dengan fokus pada pengalaman bermain game. Karena itu, perangkat ini memiliki sejumlah fitur yang dirancang khusus untuk gamer.
Salah satunya adalah AirTrigger. Fitur ini memungkinkan pengguna menggunakan area sensitif pada sisi perangkat sebagai tombol tambahan ketika bermain game.
Dalam game kompetitif seperti shooter, tombol tambahan tersebut dapat membantu pemain melakukan beberapa aksi tanpa harus memindahkan jari terlalu banyak pada layar.
ROG Phone 8 juga mendukung Mode X yang dirancang untuk memaksimalkan performa perangkat ketika bermain game. Sistem pendinginnya juga mendapatkan perhatian khusus.
ASUS menyediakan aksesori AeroActive Cooler X yang dirancang untuk membantu menjaga temperatur ketika perangkat digunakan untuk gaming berat dalam waktu lama. ASUS menyebut sistem pendingin tersebut memiliki peningkatan kemampuan dibandingkan generasi sebelumnya.
Bagi gamer yang sering bermain dalam sesi panjang, sistem pendinginan seperti ini merupakan nilai tambah yang cukup penting.
Pasalnya, performa chipset yang tinggi tidak akan banyak berarti jika perangkat cepat mengalami thermal throttling.
Apakah ROG Phone 8 Cocok untuk Game Berat?
Untuk game berat, ROG Phone 8 masih sangat mumpuni.
Game seperti Genshin Impact, Honkai: Star Rail, PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, Mobile Legends, dan berbagai game 3D lainnya dapat menjadi target penggunaan perangkat ini.
Namun, perlu dipahami bahwa performa aktual tetap bergantung pada optimasi game, pengaturan grafis, temperatur perangkat, serta kondisi baterai.
Untuk mendapatkan performa maksimal, gamer dapat menggunakan mode performa dan aksesori pendingin jika diperlukan.
Dengan kata lain, ROG Phone 8 masih merupakan salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang memang menjadikan gaming sebagai prioritas utama.
Kamera 50MP dengan Gimbal OIS
Salah satu kelemahan smartphone gaming generasi lama adalah kamera.
ASUS tampaknya menyadari hal tersebut dan meningkatkan kemampuan fotografi pada ROG Phone 8.
Kamera utamanya menggunakan sensor Sony IMX890 50MP berukuran 1/1,56 inci dengan gimbal OIS. ASUS juga menyediakan kamera ultrawide 13MP dengan sudut pandang 120 derajat dan kamera macro 5MP.
Kehadiran gimbal OIS menjadi salah satu fitur menarik.
Stabilisasi gimbal membantu menjaga kestabilan ketika mengambil foto atau merekam video. Hal ini membuat ROG Phone 8 lebih kompetitif sebagai smartphone harian.
Perangkat ini juga memiliki kamera telefoto 3x menurut halaman produk ASUS, sehingga kemampuan fotografi menjadi lebih fleksibel dibandingkan smartphone gaming yang hanya berfokus pada kamera utama.
Meski demikian, pengguna yang sangat mengutamakan fotografi mungkin masih akan menemukan smartphone flagship lain yang lebih fokus pada kamera.
ROG Phone 8 lebih tepat dipandang sebagai smartphone gaming flagship dengan kemampuan kamera yang sudah jauh lebih serius.
Baterai 5.500 mAh untuk Aktivitas Seharian
Kapasitas baterai menjadi salah satu aspek penting pada smartphone gaming.
ASUS ROG Phone 8 menggunakan baterai berkapasitas 5.500 mAh. ASUS juga memberikan dukungan pengisian cepat 65W.
Dengan kapasitas tersebut, ROG Phone 8 memiliki modal yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari.
Namun, gamer perlu memahami bahwa bermain game berat pada refresh rate tinggi akan mengonsumsi daya jauh lebih cepat dibandingkan aktivitas seperti browsing atau chatting.
Menariknya, ASUS juga memberikan dukungan wireless charging Qi. Fitur ini membuat ROG Phone 8 lebih fleksibel ketika digunakan sebagai smartphone sehari-hari.
Jadi, ROG Phone 8 bukan hanya unggul dalam kapasitas baterai, tetapi juga menawarkan fitur pengisian daya yang lebih lengkap.
Penyimpanan UFS 4.0 256GB
Untuk varian yang tercantum di situs ASUS Indonesia, ROG Phone 8 hadir dengan RAM 12GB LPDDR5X dan penyimpanan internal 256GB UFS 4.0.
Kapasitas 256GB cukup besar untuk mayoritas pengguna.
Namun, gamer yang memiliki banyak game berukuran puluhan gigabyte perlu mempertimbangkan kapasitas ini dengan matang.
Game modern semakin besar ukurannya. Jika pengguna memasang banyak game sekaligus ditambah video, foto, dan aplikasi lain, ruang penyimpanan 256GB dapat terisi lebih cepat.
Karena itu, sebelum membeli, sebaiknya pastikan kapasitas tersebut sesuai dengan kebiasaan penggunaan.
Konektivitas dan Fitur Pendukung
Sebagai smartphone flagship, ROG Phone 8 memiliki konektivitas yang cukup lengkap.
Perangkat ini mendukung jaringan 5G, Wi-Fi hingga Wi-Fi 7 tergantung dukungan dan regulasi wilayah, Bluetooth 5.4, NFC, serta dual SIM.
Untuk gamer, dukungan jaringan cepat tentu menjadi faktor penting, terutama ketika bermain game online.
Selain itu, terdapat sensor fingerprint dalam layar, gyroscope, accelerometer, proximity sensor, ambient light sensor, dan AirTrigger.
Kombinasi tersebut membuat ROG Phone 8 terasa seperti perangkat yang memang dirancang untuk pengguna power user.
Kelebihan ASUS ROG Phone 8 5G
Setelah membahas berbagai komponennya, berikut beberapa kelebihan utama ROG Phone 8.
1. Performa masih sangat kencang
Snapdragon 8 Gen 3 tetap merupakan chipset flagship yang sangat mumpuni. Untuk gaming dan multitasking, performanya masih relevan pada 2026.
2. Layar AMOLED 165Hz
Refresh rate hingga 165Hz menjadi salah satu keunggulan terbesar bagi gamer.
3. Sistem pendinginan serius
ROG Phone 8 dirancang untuk mempertahankan performa tinggi ketika digunakan dalam aktivitas berat, dan dukungan AeroActive Cooler X memberikan opsi pendinginan tambahan.
4. Kamera lebih baik daripada generasi gaming lama
Sensor utama Sony IMX890 50MP dengan gimbal OIS membuat kemampuan fotografi perangkat ini lebih fleksibel.
5. Baterai 5.500 mAh
Kapasitas baterai besar cocok untuk pengguna yang sering menggunakan smartphone dalam waktu lama.
6. Sudah memiliki IP68
Sertifikasi IP68 menjadi nilai tambah besar karena memberikan perlindungan lebih baik terhadap debu dan air.
7. Desain lebih elegan
Tidak seperti sebagian smartphone gaming yang tampil sangat agresif, ROG Phone 8 lebih mudah digunakan sebagai smartphone harian.
Kekurangan ASUS ROG Phone 8 5G
Meski memiliki banyak keunggulan, ROG Phone 8 bukan smartphone yang sempurna.
1. Snapdragon 8 Gen 3 bukan lagi chipset terbaru
Pada 2026, sudah tersedia chipset flagship generasi lebih baru. Jadi, jika Anda mengejar performa tertinggi secara absolut, ROG Phone 8 bukan pilihan paling mutakhir.
2. Bobot cukup berat
Dengan bobot sekitar 225 gram, perangkat ini terasa lebih berat dibandingkan banyak smartphone biasa.
3. Kapasitas 256GB bisa terasa terbatas bagi gamer
Untuk pengguna yang memasang banyak game berukuran besar, penyimpanan 256GB mungkin cepat penuh.
4. Harga perlu dibandingkan dengan generasi baru
Pada 2026, harga menjadi faktor penentu. Jika harga ROG Phone 8 turun cukup jauh, perangkat ini menjadi lebih menarik. Namun jika selisih harganya terlalu kecil dengan model yang lebih baru, membeli generasi terbaru bisa lebih masuk akal.
ASUS ROG Phone 8 5G vs Smartphone Flagship Lain: Mana yang Lebih Worth It di 2026?
Membeli smartphone flagship tidak selalu berarti harus memilih perangkat terbaru. Pada 2026, ASUS ROG Phone 8 masih memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan kombinasi performa gaming, layar 165Hz, sistem pendinginan khusus, dan fitur gaming yang tidak selalu ditemukan pada smartphone flagship konvensional.
Namun, ROG Phone 8 tentu tidak sendirian. Ada beberapa smartphone flagship lain yang bisa menjadi alternatif, seperti Samsung Galaxy S24 Ultra, Xiaomi 14, dan iPhone 15 Pro Max.
Menariknya, masing-masing perangkat memiliki keunggulan yang berbeda. ROG Phone 8 lebih fokus pada gaming, Samsung unggul pada produktivitas dan kamera, Xiaomi menawarkan bodi yang lebih ringkas dengan kamera Leica, sedangkan iPhone mengandalkan performa chipset dan ekosistem Apple.
Perbandingan Spesifikasi
| Spesifikasi | ASUS ROG Phone 8 | Samsung Galaxy S24 Ultra | Xiaomi 14 | iPhone 15 Pro Max |
|---|---|---|---|---|
| Chipset | Snapdragon 8 Gen 3 | Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy | Snapdragon 8 Gen 3 | Apple A17 Pro |
| RAM | 12GB | 12GB | 12GB | 8GB |
| Penyimpanan | 256GB | 256GB–1TB* | 256GB–512GB | 256GB–1TB |
| Layar | 6,78" AMOLED | 6,8" AMOLED | 6,36" AMOLED | 6,7" OLED |
| Refresh rate | Hingga 165Hz | 1–120Hz | 1–120Hz | Hingga 120Hz |
| Baterai | 5.500 mAh | 5.000 mAh | 4.610 mAh | Sekitar 4.441 mAh |
| Charging | 65W + wireless | Hingga 45W + wireless | 90W + wireless | USB-C |
| Kamera utama | 50MP gimbal OIS | 200MP | 50MP Leica | 48MP |
| Kamera ultrawide | 13MP | 12MP | 50MP | 12MP |
| Kamera telefoto | 3x | 3x + 5x | 75mm telefoto | 5x |
| Sistem operasi | Android | Android | Android | iOS |
| Fokus utama | Gaming | Flagship serba bisa | Kamera + performa | Performa + ekosistem |
*Konfigurasi dapat berbeda berdasarkan pasar.
Perlu dicatat bahwa spesifikasi regional dapat berbeda. Untuk ROG Phone 8, ASUS Indonesia mencantumkan konfigurasi 12GB RAM dan 256GB storage, Snapdragon 8 Gen 3, layar 6,78 inci AMOLED hingga 165Hz, serta baterai 5.500 mAh.
1. ASUS ROG Phone 8 vs Samsung Galaxy S24 Ultra
Samsung Galaxy S24 Ultra merupakan salah satu kompetitor paling menarik karena sama-sama menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 pada varian Ultra. Samsung menggunakan versi khusus Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, sedangkan ROG Phone 8 menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 standar.
Samsung sendiri memberikan perhatian besar pada sistem pendinginan Galaxy S24 Ultra. Samsung menyebut vapor chamber pada S24 Ultra berukuran 92% lebih besar dibandingkan Galaxy S23 Ultra.
Untuk gaming, ROG Phone 8 tetap memiliki keunggulan yang lebih spesifik.
ROG Phone 8 menawarkan refresh rate hingga 165Hz, AirTrigger, Mode X, serta ekosistem aksesori gaming seperti AeroActive Cooler X. Sistem pendingin GameCool 8 juga dirancang khusus untuk mempertahankan performa ketika perangkat digunakan dalam aktivitas berat.
Galaxy S24 Ultra lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan satu smartphone untuk berbagai kebutuhan.
Kamera menjadi salah satu keunggulan besar Samsung. Selain kamera utama beresolusi tinggi, S24 Ultra memiliki sistem telefoto yang lebih fleksibel. Samsung juga menawarkan S Pen yang menjadi fitur pembeda penting untuk produktivitas.
Mana yang lebih unggul?
Untuk gaming: ROG Phone 8.
Untuk kamera: Galaxy S24 Ultra.
Untuk produktivitas: Galaxy S24 Ultra.
Untuk layar gaming: ROG Phone 8.
Untuk penggunaan flagship serba bisa: Galaxy S24 Ultra.
Jika Anda 70% bermain game dan 30% aktivitas biasa, ROG Phone 8 lebih menarik.
Sebaliknya, jika gaming hanya salah satu aktivitas dan Anda juga membutuhkan kamera, stylus, produktivitas, serta fitur flagship yang lengkap, Galaxy S24 Ultra lebih masuk akal.
2. ASUS ROG Phone 8 vs Xiaomi 14
Xiaomi 14 merupakan alternatif menarik karena menggunakan chipset yang sama, yaitu Snapdragon 8 Gen 3.
Xiaomi membekali Xiaomi 14 dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0. Layarnya berukuran 6,36 inci dengan panel AMOLED 1.5K LTPO dan refresh rate dinamis 1–120Hz.
Dibandingkan ROG Phone 8, Xiaomi 14 memiliki bodi yang jauh lebih ringkas. Xiaomi mencatat bobot sekitar 193 gram, sedangkan ROG Phone 8 memiliki bobot sekitar 225 gram.
Perbedaan ini cukup penting.
Xiaomi 14 lebih nyaman untuk pengguna yang menginginkan smartphone flagship berukuran relatif kecil dan mudah digunakan dengan satu tangan.
Sementara itu, ROG Phone 8 memiliki layar 6,78 inci yang jauh lebih besar. Untuk bermain game, ukuran layar tersebut memberikan area pandang yang lebih luas dan lebih nyaman.
Xiaomi juga memiliki keunggulan pada sektor kamera. Xiaomi 14 menggunakan sistem kamera Leica dengan kamera utama 50MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 75mm.
Di sisi pengisian daya, Xiaomi 14 juga menarik karena mendukung 90W HyperCharge, lebih tinggi dari 65W pada ROG Phone 8. Xiaomi menyebut perangkat ini dapat mengisi daya hingga 100% dalam sekitar 31 menit berdasarkan pengujian internal.
Mana yang lebih unggul?
Untuk gaming: ROG Phone 8.
Untuk kamera: Xiaomi 14.
Untuk bodi ringkas: Xiaomi 14.
Untuk layar besar: ROG Phone 8.
Untuk pengisian cepat: Xiaomi 14.
Untuk fitur gaming: ROG Phone 8.
Jika Anda ingin smartphone gaming serius, pilih ROG Phone 8.
Jika Anda ingin smartphone flagship yang lebih compact dengan kamera Leica dan performa Snapdragon 8 Gen 3, Xiaomi 14 lebih menarik.
3. ASUS ROG Phone 8 vs iPhone 15 Pro Max
Perbandingan dengan iPhone 15 Pro Max sedikit berbeda karena Apple menggunakan chipset sendiri, yaitu A17 Pro.
iPhone 15 Pro Max juga menggunakan sistem operasi iOS, sementara ROG Phone 8 menggunakan Android.
Jika dilihat dari gaming, keduanya memiliki pendekatan berbeda.
ROG Phone 8 menawarkan berbagai fitur yang memang dibuat untuk gamer, termasuk AirTrigger, Mode X, refresh rate hingga 165Hz, dan sistem pendinginan GameCool 8.
iPhone 15 Pro Max lebih mengandalkan optimasi hardware dan software Apple.
Untuk pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Apple, iPhone memiliki keuntungan besar karena dapat terhubung dengan perangkat seperti Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods.
Di sektor kamera, iPhone 15 Pro Max juga memiliki keunggulan tersendiri. Perangkat ini dirancang sebagai flagship kamera dan video, sehingga lebih cocok untuk content creator yang mengutamakan kualitas perekaman video.
Sementara itu, ROG Phone 8 sudah mengalami peningkatan kamera yang cukup signifikan dibandingkan smartphone gaming generasi lama. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony IMX890 50MP dengan gimbal OIS.
Namun, ROG Phone 8 tetap bukan smartphone yang secara khusus dirancang untuk mengalahkan iPhone dalam fotografi dan videografi.
Mana yang lebih unggul?
Untuk gaming: ROG Phone 8.
Untuk video: iPhone 15 Pro Max.
Untuk ekosistem: iPhone 15 Pro Max.
Untuk fleksibilitas Android: ROG Phone 8.
Untuk fitur gaming: ROG Phone 8.
Untuk penggunaan profesional dan content creation: iPhone 15 Pro Max.
Jika Anda gamer Android, ROG Phone 8 lebih menarik.
Jika Anda content creator atau sudah menggunakan berbagai perangkat Apple, iPhone 15 Pro Max dapat menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
ROG Phone 8 vs Kompetitor: Mana yang Paling Cocok untuk Anda?
Setelah membandingkan ketiga perangkat tersebut, terlihat bahwa tidak ada satu smartphone yang unggul mutlak di semua kategori.
Justru, masing-masing memiliki target pengguna yang berbeda.
Pilih ASUS ROG Phone 8 jika:
- Anda sering bermain game berat.
- Menginginkan refresh rate hingga 165Hz.
- Membutuhkan performa Snapdragon 8 Gen 3.
- Menginginkan fitur AirTrigger.
- Membutuhkan baterai besar 5.500 mAh.
- Menginginkan sistem pendinginan khusus.
- Ingin smartphone gaming yang tetap terlihat elegan untuk penggunaan harian.
ASUS ROG Phone 8 memang dibuat untuk pengguna seperti ini. Sistem GameCool 8, Mode X, AirTrigger, dan dukungan AeroActive Cooler X membuat perangkat ini memiliki keunggulan yang sulit ditiru oleh smartphone flagship biasa.
Pilih Samsung Galaxy S24 Ultra jika:
- Anda mengutamakan kamera.
- Membutuhkan smartphone untuk pekerjaan dan produktivitas.
- Menginginkan S Pen.
- Sering mengambil foto dan video.
- Menginginkan layar besar berkualitas tinggi.
- Menginginkan flagship Android serba bisa.
Galaxy S24 Ultra lebih tepat disebut sebagai flagship all-rounder, sedangkan ROG Phone 8 lebih spesifik sebagai gaming flagship.
Pilih Xiaomi 14 jika:
- Anda menginginkan bodi yang lebih compact.
- Mengutamakan kamera Leica.
- Menginginkan Snapdragon 8 Gen 3.
- Menginginkan pengisian daya 90W.
- Tidak membutuhkan fitur gaming khusus seperti AirTrigger.
Xiaomi 14 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus membawa smartphone gaming berukuran besar.
Pilih iPhone 15 Pro Max jika:
- Anda sudah menggunakan ekosistem Apple.
- Mengutamakan video.
- Membutuhkan performa tinggi untuk aplikasi profesional.
- Menginginkan pengalaman iOS.
- Sering membuat konten.
- Tidak terlalu membutuhkan fitur gaming khusus.
Jadi, ASUS ROG Phone 8 Masih Menarik Dibandingkan Kompetitor?
Ya, terutama jika prioritas Anda adalah gaming.
Dari perbandingan di atas, ROG Phone 8 memiliki kombinasi yang cukup unik.
Xiaomi 14 memang menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 dan memiliki kamera Leica yang menarik, tetapi tidak memiliki pendekatan gaming seagresif ROG Phone 8. Xiaomi 14 juga menggunakan layar 120Hz, sedangkan ROG Phone 8 dapat mencapai 165Hz.
Samsung Galaxy S24 Ultra memiliki Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy dan sistem pendinginan yang mumpuni, tetapi refresh rate layarnya mencapai 120Hz dan perangkat tersebut lebih diarahkan sebagai flagship serba bisa daripada smartphone gaming khusus.
Sementara itu, iPhone 15 Pro Max menawarkan pengalaman yang sangat kuat dalam performa, kamera, video, dan ekosistem, tetapi pendekatan gaming-nya berbeda dengan ROG Phone 8.
Inilah yang membuat ROG Phone 8 tetap memiliki alasan untuk dipilih.
Kesimpulan Perbandingan
Jika disederhanakan, perbandingannya kurang lebih seperti ini:
| Kebutuhan | Pilihan Terbaik |
|---|---|
| Gaming serius | ASUS ROG Phone 8 |
| Layar gaming | ASUS ROG Phone 8 |
| Kamera serbaguna | Samsung Galaxy S24 Ultra |
| Kamera Leica + bodi compact | Xiaomi 14 |
| Video dan ekosistem | iPhone 15 Pro Max |
| Produktivitas | Samsung Galaxy S24 Ultra |
| Performa gaming Android | ASUS ROG Phone 8 |
| Smartphone compact | Xiaomi 14 |
| Smartphone all-rounder | Samsung Galaxy S24 Ultra |
| Pengalaman iOS | iPhone 15 Pro Max |
Pada akhirnya, ASUS ROG Phone 8 bukan smartphone terbaik untuk semua orang, tetapi bisa menjadi salah satu yang terbaik untuk gamer.
Apalagi pada 2026, ketika harga generasi sebelumnya mulai lebih kompetitif, ROG Phone 8 dapat menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan performa flagship tanpa harus mengejar chipset terbaru.
Hal terpenting adalah jangan hanya melihat skor benchmark atau spesifikasi di atas kertas. Pertimbangkan bagaimana smartphone akan digunakan setiap hari.
Jika Anda menghabiskan sebagian besar waktu bermain game, ROG Phone 8 memiliki banyak keunggulan yang memang akan terasa.
Namun jika kamera, produktivitas, desain compact, atau ekosistem menjadi prioritas utama, Samsung Galaxy S24 Ultra, Xiaomi 14, atau iPhone 15 Pro Max bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.
Dengan kata lain, ROG Phone 8 masih worth it di 2026—terutama ketika dibeli dengan harga yang tepat dan untuk pengguna yang benar-benar membutuhkan kemampuan gaming-nya.
ASUS ROG Phone 8 5G Masih Worth It di 2026?
Ini adalah pertanyaan utama.
Menurut saya, ASUS ROG Phone 8 masih worth it pada 2026, tetapi dengan syarat harganya tepat.
Jika Anda menemukan ROG Phone 8 dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan smartphone gaming flagship generasi terbaru, perangkat ini masih sangat menarik.
Snapdragon 8 Gen 3 masih memiliki performa tinggi. Layar 165Hz masih menjadi fitur premium. Baterai 5.500 mAh masih kompetitif. Kamera juga sudah cukup serius untuk kebutuhan sehari-hari.
Apalagi, ASUS Indonesia masih mencantumkan ROG Phone 8 dengan harga mulai Rp10.999.000 untuk varian 12GB/256GB pada halaman produknya.
Namun, harga pasar dapat berubah karena promo, stok, distributor, dan penjualan resmi. Karena itu, calon pembeli sebaiknya membandingkan harga aktual dengan ROG Phone generasi yang lebih baru sebelum mengambil keputusan.
Jika selisih harganya cukup besar, ROG Phone 8 menjadi pilihan yang sangat menarik.
Sebaliknya, jika selisihnya tipis dengan generasi terbaru yang menawarkan chipset lebih baru, dukungan software lebih panjang, atau fitur yang lebih modern, sebaiknya pertimbangkan model terbaru.
Siapa yang Cocok Membeli ROG Phone 8?
ROG Phone 8 cocok untuk beberapa kategori pengguna.
Pertama, gamer mobile serius.
Jika Anda bermain game berat secara rutin dan membutuhkan layar dengan refresh rate tinggi, performa kencang, serta fitur gaming khusus, perangkat ini sangat menarik.
Kedua, pengguna yang menginginkan smartphone flagship serbaguna.
ROG Phone 8 tidak lagi hanya berfokus pada gaming. Desainnya lebih elegan dan kamera sudah cukup mumpuni untuk penggunaan sehari-hari.
Ketiga, pengguna yang menginginkan performa tinggi tetapi tidak selalu membutuhkan chipset terbaru.
Tidak semua orang membutuhkan chipset generasi terbaru. Jika Snapdragon 8 Gen 3 sudah memenuhi kebutuhan, membeli generasi sebelumnya dengan harga lebih rendah justru bisa menjadi keputusan yang lebih ekonomis.
Siapa yang Sebaiknya Memilih Smartphone Lain?
ROG Phone 8 mungkin kurang cocok jika Anda adalah pengguna yang sangat mengutamakan kamera.
Smartphone flagship yang fokus pada fotografi biasanya memiliki sistem kamera lebih lengkap dan pemrosesan gambar yang lebih agresif.
Selain itu, pengguna yang ingin mendapatkan chipset terbaru sebaiknya mempertimbangkan ROG Phone generasi terbaru atau smartphone flagship lain yang menggunakan platform lebih baru.
Begitu juga bagi pengguna yang tidak bermain game berat. Membeli smartphone gaming premium bisa terasa berlebihan jika penggunaan hanya sebatas WhatsApp, media sosial, YouTube, browsing, dan kamera.
Kesimpulan
ASUS ROG Phone 8 5G masih menjadi smartphone gaming yang menarik pada 2026.
Meskipun Snapdragon 8 Gen 3 bukan lagi chipset paling baru, performanya masih sangat tinggi untuk gaming, multitasking, dan berbagai aktivitas berat. Layar Samsung AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate hingga 165Hz juga menjadi salah satu keunggulan utamanya.
Ditambah lagi, ROG Phone 8 memiliki RAM LPDDR5X, penyimpanan UFS 4.0, baterai 5.500 mAh, pengisian 65W, wireless charging, kamera utama 50MP dengan gimbal OIS, serta sertifikasi IP68.
Yang membuatnya semakin menarik adalah perubahan desain. ROG Phone 8 tidak lagi terlihat seperti smartphone gaming yang hanya cocok digunakan untuk bermain game. ASUS telah membuatnya lebih ramping, lebih ringan dibandingkan pendahulunya, dan lebih cocok menjadi perangkat premium untuk penggunaan sehari-hari.
Jadi, apakah ROG Phone 8 masih worth it di 2026?
Jawabannya adalah ya, terutama jika Anda mendapatkan harga yang kompetitif.
Jika fokus utama Anda adalah gaming dan Anda tidak keberatan menggunakan chipset flagship generasi sebelumnya, ROG Phone 8 masih sangat layak dipertimbangkan. Namun, jika harga perangkat sudah mendekati smartphone gaming generasi terbaru, membandingkan keduanya terlebih dahulu adalah pilihan yang lebih bijak.
Pada akhirnya, ROG Phone 8 adalah contoh bahwa smartphone gaming tidak harus mengorbankan kenyamanan penggunaan sehari-hari. Performanya tetap buas, tetapi desain dan fitur lainnya membuat perangkat ini jauh lebih fleksibel sebagai smartphone utama.
FAQ ASUS ROG Phone 8 5G
Apakah ASUS ROG Phone 8 masih bagus di 2026?
Ya. Snapdragon 8 Gen 3, layar AMOLED 165Hz, RAM LPDDR5X, dan sistem pendinginan membuatnya masih sangat kuat untuk gaming dan penggunaan berat pada 2026.
Berapa RAM ASUS ROG Phone 8?
Varian ROG Phone 8 yang tercantum di ASUS Indonesia menggunakan RAM 12GB LPDDR5X dengan penyimpanan 256GB UFS 4.0.
Berapa kapasitas baterai ROG Phone 8?
ASUS ROG Phone 8 memiliki baterai berkapasitas 5.500 mAh dan mendukung pengisian cepat 65W serta wireless charging.
Apakah ROG Phone 8 tahan air?
Ya. ROG Phone 8 memiliki sertifikasi IP68.
Apakah ROG Phone 8 cocok untuk gaming berat?
Sangat cocok. Snapdragon 8 Gen 3, layar hingga 165Hz, AirTrigger, Mode X, dan dukungan sistem pendingin tambahan membuatnya dirancang untuk kebutuhan gaming serius.
Apakah ROG Phone 8 cocok untuk penggunaan sehari-hari?
Ya. Desainnya lebih elegan dibandingkan generasi ROG sebelumnya, sementara kamera, layar, konektivitas, dan baterainya juga mendukung penggunaan harian.
Apakah ROG Phone 8 masih layak dibeli dibandingkan HP gaming terbaru?
Masih layak jika harganya lebih murah secara signifikan. Jika harga ROG Phone 8 sudah mendekati model yang lebih baru, sebaiknya bandingkan performa, fitur, kapasitas penyimpanan, dan dukungan software sebelum membeli.