Samsung Galaxy Z Fold5: Harga, Spesifikasi, Kelebihan, dan Kekurangan Terbaru 2026
Samsung Galaxy Z Fold5 masih menjadi salah satu smartphone lipat premium yang menarik untuk dibahas pada 2026. Meskipun sudah bukan generasi terbaru dari lini Galaxy Z Fold, perangkat ini tetap menawarkan kombinasi yang sulit ditemukan pada smartphone konvensional: layar utama berukuran 7,6 inci, performa Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, RAM 12 GB, kamera 50 MP, dukungan S Pen, Samsung DeX, serta desain foldable yang bisa berubah dari smartphone menjadi perangkat dengan pengalaman seperti tablet.
Ketika pertama kali diperkenalkan pada 2023, Galaxy Z Fold5 diposisikan sebagai perangkat premium untuk pengguna yang membutuhkan produktivitas tinggi sekaligus menginginkan pengalaman smartphone yang berbeda. Samsung membekalinya dengan Flex Hinge baru yang memungkinkan perangkat terlipat lebih rapat, sekaligus membuat bodinya lebih tipis dan ringan dibandingkan Galaxy Z Fold4.
Lalu, bagaimana dengan Galaxy Z Fold5 pada 2026? Apakah smartphone lipat ini masih layak dibeli, terutama ketika sudah tersedia banyak model foldable yang lebih baru?
Berikut ulasan lengkap mengenai harga, spesifikasi, kelebihan, kekurangan, performa, kamera, baterai, hingga rekomendasi pembelian Samsung Galaxy Z Fold5 di 2026.
Samsung Galaxy Z Fold5 Sekilas
Samsung Galaxy Z Fold5 merupakan smartphone lipat dengan konsep book-style foldable. Saat dilipat, perangkat dapat digunakan seperti smartphone biasa melalui layar cover 6,2 inci. Ketika dibuka, pengguna mendapatkan layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 7,6 inci.
Konsep tersebut menjadi daya tarik terbesar Galaxy Z Fold5. Pengguna tidak perlu membawa tablet terpisah ketika membutuhkan layar yang lebih besar untuk membaca dokumen, membuka beberapa aplikasi, menonton video, melakukan pekerjaan kantor, atau menjalankan aplikasi secara berdampingan.
Dari sisi performa, Galaxy Z Fold5 menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dengan RAM 12 GB. Samsung juga menyediakan pilihan penyimpanan 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB tanpa slot microSD.
Sementara itu, sistem kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP, ultra-wide 12 MP, dan telefoto 10 MP dengan optical zoom 3x. Samsung juga membekali perangkat dengan kamera cover 10 MP dan kamera under-display 4 MP pada layar utama.
Harga Samsung Galaxy Z Fold5 Terbaru 2026
Harga menjadi salah satu aspek yang cukup menarik ketika membicarakan Galaxy Z Fold5 pada 2026.
Ketika pertama kali diluncurkan di Indonesia, Galaxy Z Fold5 memiliki harga resmi mulai dari Rp24.999.000 untuk varian 12 GB/256 GB, Rp26.999.000 untuk 12 GB/512 GB, dan Rp29.999.000 untuk varian 12 GB/1 TB pada periode pre-order.
Namun, harga perangkat pada 2026 sudah dapat berbeda jauh tergantung kondisi stok, toko, varian penyimpanan, promo, dan apakah unit yang ditawarkan merupakan produk baru atau bekas.
Sebagai gambaran, data harga yang tersedia pada Agustus 2026 menunjukkan Galaxy Z Fold5 12 GB/256 GB ditemukan mulai sekitar Rp19 jutaan, sementara beberapa penawaran untuk varian lain berada di kisaran Rp24 juta hingga Rp30 juta. Harga tersebut bukan harga resmi tunggal Samsung dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat harga termurah. Untuk smartphone foldable seperti Galaxy Z Fold5, kondisi engsel, layar utama, layar cover, kesehatan baterai, kelengkapan, garansi, dan reputasi penjual juga sangat penting.
Perkiraan harga Galaxy Z Fold5 di 2026
| Varian | Harga yang perlu diperhatikan |
|---|---|
| 12 GB + 256 GB | Mulai sekitar Rp19 jutaan pada sebagian penawaran |
| 12 GB + 512 GB | Sekitar Rp27–30 jutaan pada sebagian penawaran |
| 12 GB + 1 TB | Harga sangat bervariasi tergantung stok |
| Harga peluncuran 12/256 GB | Rp24.999.000 |
| Harga peluncuran 12/512 GB | Rp26.999.000 |
| Harga peluncuran 12 GB/1 TB | Rp29.999.000 |
Catatan: harga online dapat berubah dengan cepat. Untuk unit bekas, harga biasanya lebih rendah tetapi kondisi perangkat harus diperiksa secara menyeluruh.
Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold5
Berikut spesifikasi utama Samsung Galaxy Z Fold5:
| Spesifikasi | Samsung Galaxy Z Fold5 |
|---|---|
| Layar utama | 7,6 inci Dynamic AMOLED 2X |
| Resolusi layar utama | 2176 × 1812 piksel |
| Refresh rate | Hingga 120 Hz |
| Layar cover | 6,2 inci Dynamic AMOLED 2X |
| Resolusi cover | 2316 × 904 piksel |
| Chipset | Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy |
| CPU | Octa-Core hingga 3,36 GHz |
| RAM | 12 GB |
| Penyimpanan | 256 GB / 512 GB / 1 TB |
| Kamera utama | 50 MP |
| Kamera ultra-wide | 12 MP |
| Kamera telefoto | 10 MP, optical zoom 3x |
| Kamera cover | 10 MP |
| Kamera under-display | 4 MP |
| Baterai | 4.400 mAh |
| Pengisian kabel | 25W |
| 5G | Ya |
| S Pen | Didukung |
| Samsung DeX | Didukung |
| Ketahanan air | IPX8 |
| Berat | 253 gram |
| Bluetooth | 5.3 |
| USB | USB Type-C |
| NFC | Ya |
| UWB | Ya |
Spesifikasi tersebut berdasarkan informasi Samsung dan referensi spesifikasi perangkat yang tersedia.
Desain dan Layar: Salah Satu Daya Tarik Terbesar
Desain adalah alasan utama seseorang membeli Galaxy Z Fold5 dibandingkan smartphone flagship biasa.
Dalam keadaan tertutup, Galaxy Z Fold5 memiliki layar cover 6,2 inci. Bentuknya relatif tinggi dan sempit sehingga perangkat tetap bisa digunakan untuk aktivitas sederhana seperti membalas pesan, mengecek notifikasi, browsing, atau melakukan panggilan tanpa harus membuka perangkat.
Ketika dibuka, pengguna mendapatkan layar utama berukuran 7,6 inci dengan teknologi Dynamic AMOLED 2X dan resolusi 2176 × 1812 piksel. Refresh rate hingga 120 Hz membuat animasi, scrolling, dan perpindahan antar-aplikasi terasa lebih mulus.
![]() |
| Source Image: Youtube.com/@GadgetIn |
Layar besar tersebut memberikan keuntungan yang sangat terasa untuk multitasking.
Misalnya, pengguna bisa membuka aplikasi pesan di satu sisi sambil membaca dokumen atau membuka browser. Untuk pekerja kantoran, layar seperti ini jauh lebih nyaman dibandingkan layar smartphone standar.
Samsung juga menghadirkan fitur Multi-Window dan Advanced Taskbar untuk membantu pengguna berpindah dan menjalankan beberapa aplikasi. Samsung menyebut Galaxy Z Fold5 dapat mendukung aktivitas multitasking dengan beberapa aplikasi secara bersamaan.
Flex Hinge Membuat Desain Lebih Baik
Salah satu perubahan penting pada Galaxy Z Fold5 dibandingkan generasi sebelumnya adalah penggunaan Flex Hinge.
Engsel tersebut memungkinkan kedua sisi perangkat terlipat lebih rapat sehingga tidak lagi menyisakan celah sebesar generasi sebelumnya. Samsung juga berhasil mengurangi ketebalan dan bobot.
Galaxy Z Fold5 memiliki berat sekitar 253 gram, lebih ringan 10 gram dibandingkan Galaxy Z Fold4. Dalam kondisi terlipat, ketebalannya juga berkurang dibandingkan pendahulunya.
Perubahan ini memang tidak membuat Galaxy Z Fold5 menjadi smartphone ringan seperti perangkat konvensional, tetapi cukup membantu ketika perangkat digunakan sepanjang hari.
Performa Snapdragon 8 Gen 2 Masih Kencang di 2026
Salah satu alasan Galaxy Z Fold5 masih menarik adalah performanya.
Perangkat ini menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, chipset flagship Qualcomm yang dibuat menggunakan proses 4 nm. CPU-nya memiliki kecepatan hingga 3,36 GHz dan dipadukan dengan RAM 12 GB.
Untuk penggunaan sehari-hari pada 2026, konfigurasi tersebut masih tergolong sangat kuat.
Aplikasi media sosial, browser dengan banyak tab, aplikasi pekerjaan, editing foto, video, hingga game berat masih dapat dijalankan dengan nyaman. RAM 12 GB juga menjadi keuntungan besar ketika pengguna sering melakukan multitasking.
![]() |
| Source Image: Youtube.com/@GadgetIn |
Bahkan untuk pengguna profesional, kemampuan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan menjadi salah satu keunggulan utama Fold5.
Samsung DeX juga tersedia sehingga perangkat dapat dihubungkan ke monitor dan digunakan dengan pengalaman antarmuka desktop. Fitur ini membuat Galaxy Z Fold5 lebih fleksibel sebagai perangkat kerja dibandingkan sebagian besar smartphone biasa.
Kamera Samsung Galaxy Z Fold5
Untuk fotografi, Galaxy Z Fold5 menggunakan sistem tiga kamera belakang.
![]() |
| Source Image: Youtube.com/@GadgetIn |
Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dengan aperture f/1.8 dan OIS. Kamera kedua adalah ultra-wide 12 MP, sedangkan kamera ketiga merupakan telefoto 10 MP dengan optical zoom 3x dan digital zoom hingga 30x.
Konfigurasi ini cukup lengkap untuk berbagai kebutuhan.
Kamera utama dapat digunakan untuk foto sehari-hari, sedangkan ultra-wide cocok untuk memotret pemandangan, ruangan, atau kelompok orang. Kamera telefoto memberikan fleksibilitas ketika pengguna ingin mengambil objek dari jarak lebih jauh.
Galaxy Z Fold5 juga mampu merekam video hingga resolusi 8K pada 30 fps berdasarkan spesifikasi Samsung.
Namun, jika kamera merupakan prioritas utama, ada hal yang perlu dipertimbangkan. Galaxy Z Fold5 bukan smartphone yang dirancang semata-mata untuk menjadi camera phone terbaik. Samsung memiliki lini Galaxy S Ultra yang lebih berorientasi pada kemampuan fotografi.
Dengan kata lain, kamera Fold5 sudah sangat mumpuni untuk penggunaan sehari-hari, tetapi alasan utama membeli perangkat ini tetap berada pada layar besar, multitasking, dan desain foldable.
Baterai 4.400 mAh: Cukup, tetapi Bukan yang Terbesar
Galaxy Z Fold5 menggunakan baterai berkapasitas 4.400 mAh. Samsung juga mendukung pengisian cepat 25W, pengisian nirkabel, dan Wireless PowerShare.
Untuk smartphone dengan layar utama 7,6 inci, kapasitas 4.400 mAh sebenarnya tergolong cukup, tetapi bukan angka yang mengesankan jika dibandingkan dengan banyak smartphone flagship modern yang menawarkan baterai lebih besar.
Daya tahan baterai sangat bergantung pada pola penggunaan.
Jika mayoritas aktivitas dilakukan pada layar cover, baterai bisa lebih hemat. Sebaliknya, penggunaan layar utama secara intensif untuk gaming, streaming, navigasi, atau multitasking akan mengonsumsi daya lebih banyak.
Pengisian 25W juga terasa relatif biasa jika dibandingkan dengan sejumlah smartphone Android modern yang telah menawarkan pengisian jauh lebih cepat.
Jadi, baterai Galaxy Z Fold5 bisa disebut cukup untuk penggunaan normal, tetapi bukan salah satu keunggulan terbesar perangkat ini.
S Pen Menjadi Nilai Tambah untuk Produktivitas
Galaxy Z Fold5 mendukung penggunaan S Pen pada layar utama. Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang sering membuat catatan, melakukan anotasi dokumen, menggambar, atau bekerja dengan dokumen digital.
Kombinasi layar 7,6 inci dan S Pen membuat pengalaman menulis lebih menyerupai tablet dibandingkan smartphone biasa.
Namun, perlu diperhatikan bahwa S Pen tidak otomatis membuat Fold5 menjadi perangkat pengganti laptop sepenuhnya. Untuk pekerjaan berat seperti pengolahan spreadsheet kompleks atau editing profesional, laptop tetap lebih nyaman.
Tetapi untuk mencatat ide, membubuhkan tanda pada dokumen, membuat sketsa sederhana, atau melakukan pekerjaan ringan, kemampuan ini sangat membantu.
Kelebihan Samsung Galaxy Z Fold5
1. Layar utama sangat luas
Layar 7,6 inci merupakan keunggulan terbesar Fold5. Pengguna mendapatkan pengalaman seperti tablet tanpa harus membawa dua perangkat.
2. Performa masih sangat kuat
Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dan RAM 12 GB memberikan performa flagship yang masih relevan pada 2026.
3. Multitasking sangat nyaman
Kemampuan membuka beberapa aplikasi secara bersamaan menjadi alasan kuat untuk memilih Fold5 dibandingkan smartphone biasa.
4. Mendukung S Pen
Pengguna yang bekerja dengan catatan, dokumen, atau gambar akan mendapatkan manfaat besar dari dukungan S Pen.
5. Mendukung Samsung DeX
Samsung DeX membuat Fold5 memiliki fleksibilitas lebih besar untuk produktivitas dan penggunaan bersama monitor.
6. Kamera cukup lengkap
Kamera utama 50 MP, ultra-wide 12 MP, dan telefoto 10 MP membuat perangkat ini fleksibel untuk berbagai kebutuhan fotografi.
7. Sudah memiliki IPX8
Galaxy Z Fold5 memiliki sertifikasi IPX8 untuk ketahanan terhadap air. Namun, perlu diingat bahwa IPX8 bukan berarti perangkat tahan terhadap debu.
8. Desain lebih tipis dan ringan dari Fold4
Flex Hinge membuat Fold5 dapat tertutup lebih rapat dan bobotnya turun menjadi 253 gram.
Kekurangan Samsung Galaxy Z Fold5
Di balik berbagai kelebihannya, Galaxy Z Fold5 juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
1. Masih berat dibandingkan smartphone biasa
Bobot 253 gram cukup berat jika dibandingkan dengan smartphone flagship konvensional.
2. Baterai bukan yang terbesar
Kapasitas 4.400 mAh masih cukup, tetapi bukan keunggulan utama perangkat.
3. Pengisian 25W terasa lambat
Pada 2026, 25W bukan lagi teknologi pengisian yang tergolong cepat dibandingkan banyak pesaing.
4. Kamera belum menjadi yang terbaik di kelas flagship
Kamera Fold5 bagus, tetapi pengguna yang sangat mengutamakan fotografi mungkin lebih cocok mempertimbangkan seri Galaxy S Ultra atau smartphone kamera flagship lainnya.
5. Harga masih mahal
Meskipun harga sudah turun dari harga peluncuran, Galaxy Z Fold5 tetap merupakan smartphone premium.
6. Layar lipat membutuhkan perhatian lebih
Layar foldable memiliki karakteristik berbeda dari layar smartphone biasa. Pengguna harus lebih berhati-hati terhadap benda tajam, tekanan berlebihan, dan benturan.
7. Tidak memiliki slot microSD
Penyimpanan internal tidak dapat diperluas menggunakan kartu microSD. Karena itu, pengguna yang sering menyimpan video berukuran besar sebaiknya mempertimbangkan varian 512 GB atau 1 TB.
Samsung Galaxy Z Fold5 vs Smartphone Lain: Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Membeli smartphone flagship pada 2026 tidak lagi hanya soal mencari prosesor paling kencang atau kamera dengan megapiksel terbesar. Untuk perangkat seperti Samsung Galaxy Z Fold5, pertimbangannya menjadi lebih kompleks karena pengguna harus melihat desain, ukuran layar, kemampuan multitasking, kamera, baterai, hingga harga.
Galaxy Z Fold5 sendiri memiliki keunggulan yang cukup unik. Smartphone ini membawa layar utama 7,6 inci Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate hingga 120 Hz, Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, RAM 12 GB, tiga kamera belakang, baterai 4.400 mAh, dukungan S Pen, dan Samsung DeX.
Namun, apakah Galaxy Z Fold5 lebih baik dibandingkan smartphone flagship lain?
Jawabannya tidak selalu. Setiap perangkat memiliki keunggulan masing-masing, sehingga pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan pengguna.
Tabel Perbandingan Galaxy Z Fold5 dengan Smartphone Lain
Berikut gambaran perbandingan Galaxy Z Fold5 dengan beberapa perangkat yang dapat menjadi alternatif, terutama dari sisi pengalaman penggunaan dan kategori produknya.
| Fitur | Samsung Galaxy Z Fold5 | Galaxy Z Fold6 | Flagship Candybar Premium |
|---|---|---|---|
| Konsep | Foldable | Foldable | Smartphone biasa |
| Layar utama | 7,6 inci | 7,6 inci | Umumnya 6,7–6,9 inci |
| Layar cover | 6,2 inci | 6,3 inci | Tidak ada |
| Chipset | Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy | Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy | Beragam |
| RAM | 12 GB | 12 GB | Umumnya 12–16 GB |
| Baterai | 4.400 mAh | 4.400 mAh | Umumnya lebih besar |
| Kamera belakang | 50 MP + 12 MP + 10 MP | 50 MP + 12 MP + 10 MP | Bervariasi |
| S Pen | Didukung | Didukung | Tergantung model |
| Samsung DeX | Ya | Ya | Tidak selalu tersedia |
| Bobot | 253 gram | 239 gram | Umumnya lebih ringan |
| microSD | Tidak | Tidak | Tergantung model |
Perbandingan resmi Samsung menunjukkan bahwa Fold6 membawa Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, bobot 239 gram, cover screen 6,3 inci, dan desain yang lebih tipis dibandingkan Fold5. Sementara itu, Fold5 menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, cover screen 6,2 inci, dan bobot 253 gram.
1. Samsung Galaxy Z Fold5 vs Galaxy Z Fold6
Perbandingan pertama yang paling masuk akal adalah dengan penerus langsungnya, yaitu Samsung Galaxy Z Fold6.
Dari segi konsep, kedua perangkat sebenarnya sangat mirip. Keduanya merupakan smartphone foldable dengan layar utama 7,6 inci, dukungan S Pen, Samsung DeX, RAM 12 GB, dan baterai 4.400 mAh.
Perbedaan terbesar terdapat pada performa dan desain.
Galaxy Z Fold6 menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, sedangkan Fold5 menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy. Samsung juga menyebut Fold6 memiliki peningkatan performa CPU, GPU, dan NPU dibandingkan Fold5.
Fold6 juga lebih ringan. Bobotnya sekitar 239 gram, sedangkan Fold5 sekitar 253 gram. Ketika dilipat, Fold6 juga lebih tipis dengan ketebalan sekitar 12,1 mm dibandingkan 13,4 mm pada Fold5.
Cover screen Fold6 juga sedikit lebih besar, yaitu 6,3 inci dibandingkan 6,2 inci pada Fold5.
Mana yang lebih baik?
Galaxy Z Fold6 menang dari sisi teknologi dan desain.
Namun, Galaxy Z Fold5 bisa lebih menarik dari sisi value jika harganya jauh lebih murah.
Jika Anda sudah memiliki Fold5 dan penggunaannya masih lancar, upgrade ke Fold6 mungkin tidak memberikan perubahan yang sangat drastis dalam pengalaman sehari-hari. Sebaliknya, jika Anda baru pertama kali ingin membeli smartphone foldable, selisih harga kedua perangkat menjadi faktor penting.
Pilih Fold5 jika:
- Ingin mendapatkan foldable Samsung dengan harga lebih rendah.
- Tidak terlalu membutuhkan performa Snapdragon generasi terbaru.
- Lebih mengutamakan value.
- Menemukan unit Fold5 dalam kondisi sangat baik.
Pilih Fold6 jika:
- Menginginkan desain lebih tipis dan ringan.
- Membutuhkan performa lebih tinggi.
- Menginginkan generasi yang lebih baru.
- Selisih harga dengan Fold5 tidak terlalu besar.
2. Samsung Galaxy Z Fold5 vs Galaxy Z Fold4
Galaxy Z Fold4 juga masih bisa menjadi alternatif, terutama jika ditemukan dengan harga bekas yang menarik.
Namun, Galaxy Z Fold5 memiliki beberapa peningkatan penting. Salah satunya adalah Flex Hinge yang memungkinkan perangkat menutup lebih rapat.
Fold5 juga menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, sedangkan Fold4 menggunakan chipset generasi sebelumnya. Dari sisi penggunaan jangka panjang, Fold5 menjadi pilihan yang lebih menarik karena performanya lebih baru.
Perbedaan bobot juga cukup terasa. Galaxy Z Fold5 memiliki bobot 253 gram, sementara desain Fold5 secara keseluruhan lebih ramping dibandingkan generasi sebelumnya. Samsung memperkenalkan Flex Hinge sebagai salah satu perubahan utama pada generasi ini.
Mana yang lebih baik?
Jika perbedaan harga tidak terlalu besar, Galaxy Z Fold5 lebih direkomendasikan.
Galaxy Z Fold4 baru benar-benar menarik jika harganya jauh lebih rendah dan kondisinya masih sangat baik.
Untuk pembeli smartphone foldable bekas, jangan hanya melihat harga. Kondisi layar dan engsel jauh lebih penting.
3. Samsung Galaxy Z Fold5 vs Smartphone Flagship Konvensional
Di sinilah perbandingan menjadi menarik.
Galaxy Z Fold5 memang memiliki layar utama 7,6 inci. Namun, smartphone flagship biasa biasanya memiliki bodi yang lebih tipis, lebih ringan, dan lebih mudah digunakan dengan satu tangan.
Misalnya, ketika Galaxy Z Fold5 dilipat, perangkat memiliki ketebalan sekitar 13,4 mm dan berat 253 gram.
Smartphone flagship konvensional pada umumnya jauh lebih ringan.
Artinya, jika kebutuhan Anda hanya:
- TikTok
- YouTube
- Browsing
- Fotografi
- Gaming
- Streaming
maka smartphone flagship biasa bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
Namun, Galaxy Z Fold5 memiliki satu keunggulan yang sulit ditandingi: layar besar yang bisa dibawa seperti smartphone.
Ketika dibuka, layar 7,6 inci memberikan ruang kerja yang jauh lebih luas.
Untuk membaca PDF, membuka spreadsheet, membalas email sambil membuka browser, melakukan riset, atau menonton video, pengalaman tersebut terasa berbeda dibandingkan smartphone 6,7 inci biasa.
Mana yang lebih baik?
Smartphone flagship biasa lebih cocok untuk pengguna umum.
Galaxy Z Fold5 lebih cocok untuk pengguna produktivitas dan multitasking.
Jadi, jangan membeli Fold5 hanya karena ingin memiliki HP mahal atau terlihat berbeda. Beli Fold5 jika Anda benar-benar akan menggunakan layar besarnya.
4. Galaxy Z Fold5 vs Smartphone Gaming
Galaxy Z Fold5 juga menarik jika dibandingkan dengan smartphone gaming.
Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy masih memiliki performa yang kuat. Layar utamanya yang besar juga membuat game terasa lebih imersif. Samsung menyebut layar Fold5 memiliki refresh rate hingga 120 Hz dan peak brightness hingga 1.750 nits.
Tetapi, smartphone gaming biasanya memiliki beberapa keunggulan khusus.
Contohnya adalah sistem pendingin yang lebih agresif, baterai lebih besar, tombol gaming tertentu, atau desain yang memang dibuat untuk bermain game dalam waktu lama.
Fold5 lebih merupakan smartphone produktivitas yang juga mampu bermain game dengan baik, bukan smartphone gaming murni.
Mana yang lebih baik untuk gaming?
Jika gaming merupakan prioritas nomor satu, smartphone gaming lebih masuk akal.
Tetapi jika Anda membutuhkan satu perangkat untuk kerja + hiburan + gaming, Galaxy Z Fold5 lebih fleksibel.
5. Galaxy Z Fold5 vs Smartphone Kamera Flagship
Dari sisi kamera, Galaxy Z Fold5 sebenarnya sudah sangat lengkap.
Samsung membekalinya dengan:
- Kamera utama 50 MP dengan OIS.
- Kamera ultra-wide 12 MP.
- Kamera telefoto 10 MP dengan optical zoom 3x.
- Kamera cover 10 MP.
- Kamera under-display 4 MP.
Untuk fotografi sehari-hari, hasilnya sudah sangat memadai.
Namun, jika dibandingkan dengan smartphone yang memang dirancang khusus sebagai camera flagship, Galaxy Z Fold5 belum tentu menjadi pemenang.
Alasannya sederhana: desain foldable membuat Samsung harus mengalokasikan ruang internal untuk engsel, dua layar, dan mekanisme lipat. Sementara smartphone konvensional memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam desain modul kamera dan baterai.
Karena itu, jika tujuan utama Anda adalah:
"Saya ingin HP dengan kamera terbaik."
Galaxy Z Fold5 bukan pilihan pertama yang paling rasional.
Tetapi jika tujuan Anda adalah:
"Saya ingin kamera bagus sekaligus layar besar dan kemampuan multitasking."
Fold5 menjadi jauh lebih menarik.
6. Galaxy Z Fold5 vs iPhone Pro Max
Perbandingan dengan iPhone Pro Max juga menarik karena kedua perangkat sama-sama berada di kelas premium.
Namun, keduanya menawarkan filosofi yang berbeda.
iPhone Pro Max lebih menekankan pengalaman smartphone konvensional dengan ekosistem Apple, performa tinggi, kamera, video, dan integrasi perangkat.
Galaxy Z Fold5 menawarkan sesuatu yang berbeda: layar lipat dan produktivitas.
Jika Anda membutuhkan smartphone yang nyaman untuk mengambil foto dan video, bermain media sosial, serta terintegrasi dengan perangkat Apple lainnya, iPhone Pro Max lebih cocok.
Sebaliknya, jika Anda ingin perangkat yang dapat berubah dari smartphone menjadi semacam tablet mini, Fold5 lebih menarik.
Untuk pekerjaan, mana yang lebih unggul?
Galaxy Z Fold5 memiliki keunggulan karena layar 7,6 inci dan Samsung DeX.
Samsung DeX memungkinkan perangkat digunakan dengan monitor dan aksesori untuk pengalaman yang lebih menyerupai komputer desktop. Fold5 juga mendukung S Pen pada layar utama.
Untuk pekerjaan yang banyak melibatkan dokumen, email, browsing, dan multitasking, kemampuan ini sangat berguna.
7. Galaxy Z Fold5 vs Smartphone Foldable Merek Lain
Galaxy Z Fold5 juga tidak sendirian di pasar foldable.
Pada beberapa pasar, konsumen dapat menemukan perangkat foldable dari berbagai produsen yang menawarkan bodi lebih tipis, layar cover yang lebih lebar, baterai lebih besar, atau teknologi pengisian daya lebih cepat.
Ini menjadi salah satu tantangan Galaxy Z Fold5 pada 2026.
Namun, Samsung memiliki keunggulan lain yang tidak hanya berasal dari hardware.
Ekosistem Galaxy, One UI, Samsung DeX, dukungan S Pen, dan integrasi dengan perangkat Galaxy membuat Fold5 memiliki nilai tersendiri.
Bagi pengguna yang sudah menggunakan Galaxy Watch, Galaxy Buds, tablet Galaxy, atau perangkat Samsung lainnya, Fold5 bisa terasa lebih terintegrasi.
Kapan Galaxy Z Fold5 Lebih Baik daripada Smartphone Lain?
Galaxy Z Fold5 lebih layak dipilih jika Anda memiliki kebutuhan seperti berikut:
Untuk multitasking
Anda sering membuka dua atau tiga aplikasi secara bersamaan.
Untuk pekerjaan
Anda sering membaca dokumen, membalas email, membuka browser, dan melakukan pekerjaan administratif dari smartphone.
Untuk hiburan
Anda sering menonton YouTube, Netflix, membaca komik, atau bermain game dan menginginkan layar lebih besar.
Untuk mencatat
Anda memanfaatkan S Pen untuk menulis atau membuat anotasi.
Untuk pengguna Samsung
Anda sudah menggunakan ekosistem Galaxy dan ingin mendapatkan perangkat yang terintegrasi dengan perangkat Samsung lainnya.
Kapan Sebaiknya Tidak Membeli Galaxy Z Fold5?
Galaxy Z Fold5 mungkin bukan pilihan terbaik jika Anda:
- Mengutamakan baterai terbesar.
- Menginginkan HP seringan mungkin.
- Sangat fokus pada fotografi.
- Membutuhkan fast charging super cepat.
- Tidak membutuhkan layar besar.
- Hanya menggunakan smartphone untuk aktivitas ringan.
- Tidak nyaman dengan risiko dan karakteristik layar foldable.
Dalam kondisi tersebut, smartphone flagship konvensional bisa memberikan pengalaman yang lebih praktis.
Kesimpulan Perbandingan
Setelah dibandingkan dengan beberapa kategori smartphone, terlihat jelas bahwa Samsung Galaxy Z Fold5 bukan smartphone yang dirancang untuk memenangkan semua kategori.
Keunggulan utamanya berada pada layar besar, multitasking, produktivitas, S Pen, dan Samsung DeX.
Sementara itu, smartphone flagship konvensional biasanya lebih unggul dalam hal bobot, ergonomi, baterai, dan value untuk pengguna yang tidak membutuhkan layar lipat.
Jika dibandingkan dengan Galaxy Z Fold6, Fold5 memang kalah dalam performa dan desain. Fold6 menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy dan memiliki bodi yang lebih ringan serta tipis.
Namun, Fold5 masih sangat menarik apabila dapat diperoleh dengan harga yang jauh lebih rendah.
Jadi, Samsung Galaxy Z Fold5 cocok untuk siapa?
Pilih Galaxy Z Fold5 jika Anda:
- Mengutamakan produktivitas.
- Suka multitasking.
- Membutuhkan layar besar.
- Menggunakan S Pen.
- Menginginkan pengalaman foldable.
- Sudah berada dalam ekosistem Samsung.
- Menemukan harga yang menarik pada 2026.
Pilih smartphone flagship biasa jika Anda:
- Mengutamakan kamera.
- Menginginkan HP ringan.
- Membutuhkan baterai besar.
- Tidak membutuhkan layar lipat.
- Menginginkan value terbaik untuk penggunaan sehari-hari.
Dengan demikian, Galaxy Z Fold5 masih layak dipertimbangkan pada 2026, tetapi daya tarik utamanya bukan lagi karena menjadi teknologi terbaru. Nilai sebenarnya terletak pada harga yang semakin menarik dibandingkan ketika pertama kali diluncurkan, sementara kemampuan dasar seperti Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, RAM 12 GB, layar 7,6 inci 120 Hz, S Pen, dan Samsung DeX masih relevan untuk kebutuhan produktivitas modern.
Kesimpulan sederhananya: jika Anda membutuhkan smartphone yang bisa berubah menjadi perangkat berlayar besar, Galaxy Z Fold5 masih merupakan pilihan menarik. Tetapi jika Anda hanya membutuhkan HP flagship untuk penggunaan sehari-hari, smartphone konvensional kemungkinan memberikan value yang lebih baik.
Samsung Galaxy Z Fold5 vs Smartphone Flagship Biasa
Pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah lebih baik membeli Galaxy Z Fold5 atau smartphone flagship biasa?
Jawabannya tergantung kebutuhan.
Jika Anda membutuhkan kamera terbaik, bodi lebih ringan, baterai besar, dan pengalaman smartphone konvensional, flagship biasa mungkin lebih masuk akal.
Namun, jika Anda sering multitasking, bekerja melalui smartphone, membaca dokumen, menggunakan S Pen, atau membutuhkan layar besar, Galaxy Z Fold5 memiliki keunggulan yang sulit digantikan.
Jadi, Fold5 bukan sekadar smartphone dengan spesifikasi tinggi. Nilai utamanya terletak pada form factor dan produktivitas.
Apakah Samsung Galaxy Z Fold5 Masih Worth It di 2026?
Jawabannya: masih, tetapi sangat bergantung pada harga pembelian.
Pada harga yang tepat, Galaxy Z Fold5 bisa menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang ingin mencoba smartphone foldable premium tanpa harus membeli generasi paling baru.
Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, RAM 12 GB, layar 120 Hz, kamera lengkap, S Pen, Samsung DeX, dan layar utama 7,6 inci masih memberikan pengalaman yang premium.
Namun, jika selisih harga dengan model Galaxy Z Fold generasi lebih baru tidak terlalu jauh, calon pembeli sebaiknya melakukan perbandingan terlebih dahulu.
Untuk pembeli unit bekas, justru ada beberapa hal yang lebih penting daripada sekadar spesifikasi.
Periksa kondisi:
- Engsel dan kemampuan membuka-menutup perangkat.
- Layar utama dan area lipatan.
- Layar cover.
- Kamera.
- Port USB Type-C.
- Kondisi baterai.
- Speaker dan mikrofon.
- Sensor sidik jari.
- Riwayat servis.
- Garansi jika masih tersedia.
- Kelengkapan perangkat dan keaslian unit.
Khususnya pada perangkat foldable, kondisi fisik harus menjadi prioritas karena biaya perbaikan layar atau komponen tertentu dapat mahal.
Siapa yang Cocok Membeli Galaxy Z Fold5?
Galaxy Z Fold5 cocok untuk:
Pekerja kantoran, terutama yang sering membaca dokumen, membuka email, melakukan multitasking, dan membutuhkan layar lebih besar.
Pengguna produktivitas, terutama mereka yang memanfaatkan Samsung DeX dan S Pen.
Content creator, yang membutuhkan layar besar untuk melihat dan mengelola konten.
Penggemar teknologi, yang ingin merasakan pengalaman smartphone foldable premium.
Pengguna multitasking, yang sering menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.
Sebaliknya, Fold5 kurang cocok bagi Anda yang hanya membutuhkan smartphone untuk media sosial, chat, fotografi ringan, dan aktivitas sehari-hari. Dalam kasus tersebut, smartphone flagship biasa kemungkinan memberikan value yang lebih baik dengan harga lebih rendah.
FAQ Samsung Galaxy Z Fold5
Apakah Samsung Galaxy Z Fold5 masih bagus di 2026?
Ya. Performanya masih sangat kuat berkat Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dan RAM 12 GB. Namun, nilai pembeliannya sangat bergantung pada harga yang ditawarkan dan kondisi perangkat.
Berapa harga Samsung Galaxy Z Fold5 pada 2026?
Harga sangat bervariasi berdasarkan varian, toko, stok, dan kondisi unit. Pada Agustus 2026, sejumlah listing menunjukkan harga mulai sekitar Rp19 jutaan untuk varian tertentu, sementara penawaran lainnya bisa mendekati Rp30 juta.
Apakah Galaxy Z Fold5 mendukung S Pen?
Ya. Galaxy Z Fold5 mendukung S Pen pada layar utama.
Apakah Galaxy Z Fold5 tahan air?
Ya. Galaxy Z Fold5 memiliki sertifikasi IPX8 untuk ketahanan terhadap air, tetapi tidak memiliki rating ketahanan debu.
Apakah Galaxy Z Fold5 cocok untuk gaming?
Ya. Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dan RAM 12 GB mampu menjalankan berbagai game berat. Layar utama yang besar juga memberikan pengalaman gaming yang lebih luas, meskipun bobot perangkat perlu diperhatikan ketika bermain dalam waktu lama.
Apakah Galaxy Z Fold5 bisa menggantikan laptop?
Untuk pekerjaan ringan hingga menengah, terutama dengan Samsung DeX, Fold5 bisa menjadi alternatif yang sangat praktis. Namun, laptop tetap lebih ideal untuk pekerjaan profesional yang membutuhkan software desktop dan input keyboard dalam waktu lama.
Apakah Galaxy Z Fold5 memiliki slot microSD?
Tidak. Penyimpanan internal tersedia dalam beberapa kapasitas, termasuk 256 GB, 512 GB, dan 1 TB, tetapi tidak dapat diperluas menggunakan microSD.
Apakah Galaxy Z Fold5 layak dibeli bekas?
Bisa menjadi pilihan menarik, terutama jika mendapatkan harga yang jauh lebih rendah. Namun, kondisi engsel, layar utama, layar cover, baterai, dan riwayat servis harus diperiksa dengan sangat teliti sebelum membeli.
Kesimpulan
Samsung Galaxy Z Fold5 masih menjadi smartphone foldable yang menarik pada 2026, terutama apabila ditemukan dengan harga yang kompetitif.
Kombinasi layar utama 7,6 inci, layar cover 6,2 inci, Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, RAM 12 GB, kamera 50 MP, dukungan S Pen, Samsung DeX, dan desain Flex Hinge membuatnya tetap memiliki karakter yang kuat.
Kelebihan terbesarnya bukan sekadar performa, melainkan kemampuan menggabungkan fungsi smartphone dan perangkat berlayar besar dalam satu perangkat.
Namun, Galaxy Z Fold5 juga bukan pilihan sempurna. Bobotnya masih cukup berat, baterai 4.400 mAh tidak terlalu besar, pengisian 25W tergolong biasa, dan harga perangkat foldable tetap mahal. Selain itu, calon pembeli unit bekas harus sangat teliti memeriksa kondisi layar serta engsel.
Pada akhirnya, Galaxy Z Fold5 masih worth it dibeli pada 2026 jika Anda memang membutuhkan layar besar, multitasking, S Pen, dan Samsung DeX, serta mendapatkan harga yang jauh lebih menarik dibandingkan perangkat foldable generasi terbaru.
Tetapi jika Anda hanya mencari smartphone dengan kamera terbaik, baterai besar, atau performa flagship dengan harga lebih efisien, smartphone konvensional kemungkinan menjadi pilihan yang lebih rasional.
Ingin melihat Galaxy Z Fold5 lebih dekat? Saksikan video berikut untuk mengetahui desain dan fiturnya.



