Samsung Galaxy A55 5G: Harga, Spesifikasi, Kelebihan, dan Kekurangan Terbaru 2026
Samsung Galaxy A55 5G masih menjadi salah satu smartphone Samsung yang menarik untuk dibahas pada 2026. Meskipun sudah hadir generasi penerus seperti Galaxy A56 5G, Galaxy A55 5G tetap memiliki daya tarik tersendiri karena membawa desain premium, layar Super AMOLED 120Hz, kamera utama 50 MP dengan OIS, baterai 5.000 mAh, konektivitas 5G, serta bodi dengan sertifikasi IP67.
Galaxy A55 5G sendiri diperkenalkan Samsung di Indonesia pada 2024 sebagai salah satu model kelas menengah atas dalam keluarga Galaxy A. Saat peluncuran, Samsung menawarkan perangkat ini mulai dari Rp5.999.000 untuk varian 8 GB + 128 GB, sementara varian 8 GB + 256 GB dibanderol Rp6.499.000 dan 12 GB + 256 GB Rp6.899.000.
Memasuki 2026, pertanyaan yang kemudian muncul adalah: apakah Samsung Galaxy A55 5G masih layak dibeli setelah hadir Galaxy A56 5G?
Jawabannya tidak sesederhana melihat generasi. Galaxy A56 memang membawa beberapa peningkatan, tetapi A55 memiliki beberapa karakteristik yang masih menarik, terutama jika harganya sudah turun cukup jauh.
Berikut ulasan lengkap Samsung Galaxy A55 5G, mulai dari spesifikasi, desain, kamera, performa, baterai, kelebihan dan kekurangan hingga perbandingannya dengan beberapa HP lain di kelas harga yang sama.
Harga Samsung Galaxy A55 5G Terbaru 2026
Samsung Galaxy A55 5G pertama kali hadir di Indonesia dengan tiga konfigurasi:
- 8 GB + 128 GB: Rp5.999.000
- 8 GB + 256 GB: Rp6.499.000
- 12 GB + 256 GB: Rp6.899.000
Harga tersebut merupakan harga resmi ketika Galaxy A55 5G diperkenalkan pada 2024.
Pada 2026, posisi harga Galaxy A55 5G tentu sudah berbeda karena perangkat ini bukan lagi generasi terbaru. Harga aktual di marketplace atau toko dapat berubah berdasarkan promo, stok, garansi, dan kapasitas penyimpanan.
Karena itu, jika Anda menemukan Galaxy A55 5G dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga peluncurannya, perangkat ini bisa menjadi semakin menarik.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan.
Jangan hanya melihat harga A55 5G. Bandingkan juga dengan Galaxy A36 5G dan Galaxy A56 5G yang lebih baru. Jika selisih harganya terlalu tipis, membeli generasi yang lebih baru bisa menjadi keputusan yang lebih masuk akal.
Spesifikasi Samsung Galaxy A55 5G
Berikut spesifikasi utama Samsung Galaxy A55 5G:
| Spesifikasi | Samsung Galaxy A55 5G |
|---|---|
| Layar | 6,6 inci FHD+ Super AMOLED |
| Refresh rate | Hingga 120Hz |
| Kecerahan | Hingga 1.000 nits |
| Chipset | Exynos 1480 |
| CPU | Octa-core |
| RAM | 8 GB / 12 GB |
| Penyimpanan | 128 GB / 256 GB |
| microSD | Hingga 1 TB |
| Kamera utama | 50 MP, OIS |
| Ultrawide | 12 MP |
| Makro | 5 MP |
| Kamera depan | 32 MP |
| Video belakang | Hingga 4K 30fps |
| Baterai | 5.000 mAh |
| Charging | 25W |
| Jaringan | 5G |
| Wi-Fi | Wi-Fi 6 |
| Ketahanan | IP67 |
| Material | Kaca + metal |
| Berat | 213 gram |
| OS saat rilis | Android 14 / One UI 6 |
| Keamanan | Samsung Knox Vault |
Samsung mengonfirmasi layar 6,6 inci FHD+ Super AMOLED 120Hz, kamera utama 50 MP, ultrawide 12 MP, kamera depan 32 MP, baterai 5.000 mAh, charging 25W, Wi-Fi 6, serta dukungan microSD hingga 1 TB.
Desain Premium dengan Frame Metal
Salah satu daya tarik Galaxy A55 5G adalah desainnya.
Samsung menggunakan bagian belakang berbahan kaca dengan frame berbahan metal. Kombinasi tersebut membuat Galaxy A55 5G terlihat lebih premium dibandingkan banyak smartphone kelas menengah yang masih menggunakan bodi plastik.
Dimensinya mencapai 161,1 x 77,4 x 8,2 mm dengan bobot sekitar 213 gram.
Bobot 213 gram memang tergolong cukup berat, tetapi memberikan kesan solid ketika perangkat digenggam.
Samsung menyediakan beberapa pilihan warna seperti Awesome Iceblue, Awesome Lilac, Awesome Navy, dan kemudian Awesome Lemon.
Dari segi tampilan, Galaxy A55 5G masih terlihat modern bahkan ketika dibandingkan dengan beberapa smartphone yang dirilis setelahnya.
Layar Super AMOLED 120Hz
Layar menjadi salah satu bagian yang paling menarik dari Galaxy A55 5G.
Perangkat ini menggunakan panel Super AMOLED berukuran 6,6 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate hingga 120Hz. Samsung juga membekalinya dengan Vision Booster untuk membantu visibilitas layar dalam kondisi terang.
Untuk menonton YouTube, Netflix, TikTok, Instagram, maupun bermain game, layar tersebut memberikan pengalaman yang nyaman.
Warna khas AMOLED terlihat hidup dengan kontras tinggi dan warna hitam yang lebih pekat.
Refresh rate 120Hz juga membuat scrolling terasa lebih halus dibandingkan smartphone dengan layar 60Hz.
Pada 2026, layar 120Hz memang sudah bukan fitur eksklusif. Banyak smartphone kelas menengah menawarkan spesifikasi serupa. Namun, kualitas panel Super AMOLED Samsung tetap menjadi salah satu alasan Galaxy A55 5G menarik.
Performa Exynos 1480
Samsung Galaxy A55 5G menggunakan chipset Exynos 1480.
Chipset ini merupakan salah satu peningkatan penting dibandingkan generasi sebelumnya. Samsung merancang Galaxy A55 5G untuk mendukung multitasking, gaming, fotografi, streaming, dan penggunaan sehari-hari.
Untuk aktivitas seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, YouTube, browsing, Google Maps, aplikasi perbankan, dan pekerjaan kantor, performanya masih tergolong memadai.
RAM yang tersedia hingga 12 GB juga memberikan ruang cukup besar untuk multitasking.
Untuk gaming, Galaxy A55 5G masih mampu menjalankan berbagai game populer. Namun, jangan menganggapnya sebagai smartphone gaming khusus.
Jika Anda bermain game berat dalam waktu lama, temperatur perangkat dan konsumsi baterai tetap perlu diperhatikan.
Menariknya, Samsung juga pernah menghadirkan Gaming Package khusus Galaxy A55 5G yang berisi sejumlah aksesori gaming. Pada 2024, paket tersebut dipasarkan dengan harga Rp6.299.000.
Kamera Utama 50 MP dengan OIS
Sektor kamera merupakan salah satu kekuatan Galaxy A55 5G.
Konfigurasi kamera belakangnya terdiri dari:
- Kamera utama 50 MP f/1.8 dengan OIS
- Kamera ultrawide 12 MP
- Kamera makro 5 MP
- Kamera depan 32 MP
Samsung juga mendukung perekaman video hingga 4K 30fps.
Kamera utama 50 MP dengan OIS merupakan kombinasi yang menarik.
OIS atau Optical Image Stabilization membantu mengurangi guncangan saat mengambil foto dan video. Manfaatnya terasa ketika mengambil foto dalam kondisi cahaya rendah atau saat merekam video sambil bergerak.
Kamera ultrawide 12 MP juga cukup menarik karena resolusinya lebih tinggi dibandingkan banyak smartphone yang hanya menggunakan ultrawide 8 MP.
Untuk pengguna yang sering mengambil foto keluarga, makanan, pemandangan, perjalanan, atau membuat konten media sosial, kamera Galaxy A55 5G masih tergolong kompetitif.
Kamera Depan 32 MP
Samsung membekali Galaxy A55 5G dengan kamera selfie 32 MP.
Resolusi tersebut cukup besar untuk kebutuhan selfie, video call, hingga pembuatan konten.
Samsung juga mengoptimalkan pemrosesan gambar melalui software sehingga hasil foto dapat terlihat lebih natural dalam kondisi pencahayaan yang baik.
Namun, sekali lagi, angka megapiksel bukan satu-satunya faktor penentu kualitas kamera.
Kualitas sensor, pemrosesan gambar, HDR, stabilisasi, dan algoritma software sama pentingnya.
Baterai 5.000 mAh dan Charging 25W
Galaxy A55 5G memiliki baterai 5.000 mAh.
Kapasitas tersebut cukup umum pada smartphone kelas menengah saat ini, tetapi tetap memberikan daya tahan yang baik.
Untuk penggunaan normal seperti media sosial, browsing, streaming, chatting, navigasi, dan kamera, baterai 5.000 mAh dapat menjadi teman aktivitas sepanjang hari.
Kekurangannya ada pada teknologi pengisian daya.
Galaxy A55 5G hanya mendukung fast charging 25W. Di saat kompetitor menawarkan 45W, 67W, bahkan lebih tinggi, angka 25W terlihat cukup konservatif.
Bagi pengguna yang terbiasa mengisi baterai smartphone dengan sangat cepat, bagian ini bisa terasa sebagai salah satu kelemahan Galaxy A55 5G.
IP67 dan Samsung Knox Vault
Galaxy A55 5G juga memiliki sertifikasi IP67 untuk ketahanan terhadap debu dan air dalam kondisi pengujian tertentu. Samsung menjelaskan bahwa perangkat dapat bertahan dari perendaman hingga 1 meter air tawar selama maksimal 30 menit dalam pengujian laboratorium.
Selain itu, Galaxy A55 5G membawa Samsung Knox Vault yang dirancang untuk membantu melindungi data sensitif pengguna.
Fitur keamanan seperti ini cukup penting karena smartphone sekarang menyimpan berbagai data pribadi, mulai dari foto, dokumen, akun media sosial hingga aplikasi keuangan.
Apakah Galaxy A55 5G Masih Worth It di 2026?
Jawabannya adalah tergantung harga.
Jika Anda mendapatkan Galaxy A55 5G dengan harga yang jauh lebih murah daripada Galaxy A56 5G, perangkat ini masih sangat menarik.
Namun, jika harga A55 5G hanya sedikit lebih murah dari A56 5G, saya lebih menyarankan mempertimbangkan A56.
Galaxy A56 membawa sejumlah peningkatan seperti layar 6,7 inci, kecerahan hingga 1.200 nits, chipset Exynos 1580, fitur AI yang lebih baru, serta charging 45W. Samsung juga memberikan dukungan hingga enam generasi pembaruan OS dan enam tahun pembaruan keamanan untuk A56.
Dengan demikian, Galaxy A55 5G paling menarik ketika harganya berada pada posisi yang benar-benar memberikan keuntungan dibandingkan generasi baru.
Perbandingan Samsung Galaxy A55 5G dengan HP Lain
Sekarang kita masuk ke bagian yang paling penting: bagaimana Galaxy A55 5G dibandingkan dengan smartphone lain?
Samsung Galaxy A55 5G vs Galaxy A56 5G
Galaxy A56 5G adalah penerus langsung A55 5G.
Pada generasi baru, Samsung meningkatkan ukuran layar dari 6,6 inci menjadi 6,7 inci dan meningkatkan kecerahan dari 1.000 nits menjadi 1.200 nits.
Galaxy A56 juga menggunakan Exynos 1580, sementara A55 menggunakan Exynos 1480.
Di sisi charging, A56 unggul dengan 45W dibandingkan 25W pada A55.
A56 juga membawa fitur Awesome Intelligence yang lebih lengkap, termasuk fitur kamera dan AI generasi baru. Samsung menawarkan A56 di Indonesia mulai Rp6.199.000 untuk varian 8/128 GB, Rp6.699.000 untuk 8/256 GB, dan Rp7.199.000 untuk 12/256 GB saat peluncuran.
Kesimpulan: jika selisih harga kecil, Galaxy A56 5G lebih masuk akal. Tetapi jika A55 jauh lebih murah, A55 tetap menjadi pilihan menarik.
Samsung Galaxy A55 5G vs Galaxy A36 5G
Galaxy A36 5G menarik karena posisinya berada di bawah A56 tetapi merupakan generasi lebih baru.
A36 menggunakan Snapdragon 6 Gen 3, layar Super AMOLED 6,7 inci 120Hz, baterai 5.000 mAh, dan charging 45W. Samsung meluncurkannya di Indonesia mulai Rp5.199.000 untuk varian 8/128 GB.
Galaxy A36 juga mendapatkan enam generasi OS dan enam tahun update keamanan.
A55 memiliki beberapa keunggulan hardware seperti kamera ultrawide 12 MP dan desain dengan frame metal.
Namun, A36 lebih baru dan memiliki charging 45W.
Kesimpulan: A36 5G lebih menarik jika Anda menginginkan perangkat baru dengan dukungan software panjang dan charging cepat. A55 lebih menarik jika mendapatkan harga diskon besar dan Anda menginginkan kamera serta desain yang lebih premium.
Samsung Galaxy A55 5G vs Redmi Note 14 Pro 5G
Redmi Note 14 Pro 5G menjadi lawan berat dari sisi spesifikasi.
Smartphone Xiaomi tersebut menggunakan MediaTek Dimensity 7300-Ultra, layar AMOLED 6,67 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz, kamera utama 200 MP dengan OIS, baterai 5.110 mAh, charging 45W, serta sertifikasi IP68.
Jika melihat spesifikasi, Redmi Note 14 Pro 5G sangat agresif.
Kamera 200 MP, layar 1,5K, baterai 5.110 mAh, charging 45W, dan IP68 membuatnya terlihat lebih unggul di beberapa aspek hardware.
Galaxy A55 5G membalas dengan pengalaman One UI, ekosistem Samsung, Samsung Knox Vault, microSD hingga 1 TB, serta karakter software Samsung yang menjadi daya tarik tersendiri.
Kesimpulan: pilih Redmi Note 14 Pro 5G jika mengejar spesifikasi hardware. Pilih Galaxy A55 5G jika lebih menyukai ekosistem Samsung dan pengalaman One UI.
Samsung Galaxy A55 5G vs POCO X7 5G
POCO X7 5G juga merupakan kompetitor menarik.
POCO X7 menggunakan Dimensity 7300-Ultra, layar AMOLED 1,5K 120Hz, kamera utama 50 MP dengan OIS, baterai 5.110 mAh, charging 45W, serta IP68.
Secara spesifikasi hardware, POCO X7 sangat agresif.
Charging 45W jelas lebih cepat daripada 25W pada Galaxy A55. Layar POCO juga memiliki resolusi 1,5K dan kecerahan puncak hingga 3.000 nits menurut spesifikasi Xiaomi Indonesia.
Di sisi performa, Dimensity 7300-Ultra juga menjadi salah satu daya tarik utama POCO X7.
Namun, Samsung menawarkan pendekatan berbeda.
Galaxy A55 lebih mengutamakan pengalaman software, keamanan, kamera yang konsisten, dan integrasi ekosistem.
Kesimpulan: POCO X7 lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan performa, gaming, layar, dan charging. Galaxy A55 lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan pengalaman Samsung secara keseluruhan.
Tabel Perbandingan Galaxy A55 5G dengan Kompetitor
| Spesifikasi | Galaxy A55 5G | Galaxy A56 5G | Galaxy A36 5G | Redmi Note 14 Pro 5G | POCO X7 5G |
|---|---|---|---|---|---|
| Layar | 6,6" Super AMOLED | 6,7" Super AMOLED | 6,7" Super AMOLED | 6,67" AMOLED 1,5K | 6,67" AMOLED 1,5K |
| Refresh rate | 120Hz | 120Hz | 120Hz | 120Hz | 120Hz |
| Chipset | Exynos 1480 | Exynos 1580 | Snapdragon 6 Gen 3 | Dimensity 7300-Ultra | Dimensity 7300-Ultra |
| Kamera utama | 50 MP OIS | 50 MP OIS | 50 MP OIS | 200 MP OIS | 50 MP OIS |
| Baterai | 5.000 mAh | 5.000 mAh | 5.000 mAh | 5.110 mAh | 5.110 mAh |
| Charging | 25W | 45W | 45W | 45W | 45W |
| Ketahanan | IP67 | IP67 | IP67 | IP68 | IP68 |
| microSD | Hingga 1TB | Tidak menjadi fitur utama | Tidak | Tidak | Tidak |
| Fokus utama | Premium & seimbang | Generasi lebih baru | Value Samsung | Kamera & hardware | Performa & gaming |
Spesifikasi A55, A56, dan A36 mengacu pada informasi Samsung, sementara spesifikasi Redmi Note 14 Pro 5G dan POCO X7 mengacu pada halaman resmi Xiaomi Indonesia.
Kelebihan Samsung Galaxy A55 5G
Setelah melihat keseluruhan spesifikasinya, berikut beberapa keunggulan utama Galaxy A55 5G.
1. Desain Terlihat Premium
Penggunaan kaca di bagian belakang dan metal pada frame membuat Galaxy A55 5G terasa lebih premium.
2. Layar Super AMOLED 120Hz
Layar 6,6 inci FHD+ Super AMOLED memberikan pengalaman multimedia yang nyaman.
3. Kamera Utama Sudah OIS
OIS membuat kamera utama lebih stabil ketika mengambil foto dan video.
4. Kamera Ultrawide 12 MP
Resolusi ultrawide 12 MP menjadi salah satu keunggulan dibandingkan beberapa kompetitor yang masih menggunakan sensor 8 MP.
5. Ada microSD
Kemampuan ekspansi hingga 1 TB sangat berguna bagi pengguna yang menyimpan banyak file.
6. IP67
Perlindungan terhadap debu dan air memberikan rasa aman tambahan.
7. Ekosistem Samsung
Galaxy A55 dapat terhubung dengan berbagai perangkat Galaxy seperti Galaxy Buds, Galaxy Watch, dan perangkat lainnya.
Kekurangan Samsung Galaxy A55 5G
Namun, Galaxy A55 juga mempunyai beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan.
1. Charging Hanya 25W
Ini merupakan salah satu kelemahan terbesar jika dibandingkan dengan kompetitor yang menawarkan 45W atau lebih.
2. Bobot 213 Gram
Bodi kaca dan frame metal memang terlihat premium, tetapi bobot 213 gram membuat perangkat terasa cukup berat.
3. Generasi Lama
Pada 2026, A55 sudah bukan model terbaru. A56 dan A36 sudah hadir dengan hardware dan fitur generasi lebih baru.
4. Tidak Menjadi yang Terbaik untuk Gaming
Performa A55 cukup untuk gaming, tetapi pengguna yang mencari smartphone gaming khusus mungkin akan mendapatkan value lebih baik dari POCO.
Samsung Galaxy A55 5G Cocok untuk Siapa?
Galaxy A55 5G cocok untuk pengguna yang menginginkan smartphone Samsung dengan desain premium dan pengalaman penggunaan yang seimbang.
Perangkat ini cocok untuk:
- pekerja kantoran;
- mahasiswa;
- pengguna media sosial;
- pengguna yang sering menonton video;
- fotografer kasual;
- content creator pemula;
- pengguna Samsung;
- pengguna yang membutuhkan microSD;
- pengguna yang ingin smartphone dengan IP67.
Namun, jika Anda adalah gamer berat, ada baiknya melihat POCO X7 atau perangkat gaming lain.
Jika Anda sangat mengutamakan charging cepat, Galaxy A56 atau kompetitor dengan charging 45W juga lebih menarik.
Kesimpulan: Apakah Galaxy A55 5G Masih Layak Dibeli pada 2026?
Samsung Galaxy A55 5G masih merupakan smartphone yang menarik pada 2026, tetapi harga menjadi faktor penentu utama.
Secara hardware, perangkat ini menawarkan kombinasi yang masih relevan: layar Super AMOLED 120Hz, Exynos 1480, RAM hingga 12 GB, kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 12 MP, baterai 5.000 mAh, IP67, 5G, dan microSD hingga 1 TB.
Namun, perkembangan generasi Galaxy A membuat persaingan menjadi lebih berat.
Galaxy A56 5G menawarkan chipset Exynos 1580, layar lebih besar dan lebih terang, charging 45W, serta fitur AI generasi baru.
Sementara itu, Galaxy A36 5G menawarkan Snapdragon 6 Gen 3, charging 45W, layar 6,7 inci, dan dukungan software hingga enam generasi OS.
Dari merek lain, Redmi Note 14 Pro 5G dan POCO X7 5G menawarkan hardware yang sangat agresif, seperti layar 1,5K, charging 45W, baterai sekitar 5.110 mAh, dan IP68.
Jadi, Galaxy A55 5G paling layak dibeli pada 2026 apabila harganya sudah turun cukup jauh dari harga peluncuran.
Jika selisih dengan Galaxy A56 5G hanya sedikit, lebih baik memilih A56.
Jika Anda menemukan A55 dengan harga jauh lebih murah, perangkat ini justru bisa menjadi salah satu pilihan Samsung yang menarik karena desain premium, kamera OIS, layar Super AMOLED, microSD, dan pengalaman One UI masih menjadi keunggulan yang sulit diabaikan.
FAQ Samsung Galaxy A55 5G
Apakah Samsung Galaxy A55 5G masih layak dibeli pada 2026?
Masih layak, terutama jika mendapatkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan Galaxy A56 5G. Jika selisih harganya tipis, Galaxy A56 lebih menarik karena merupakan generasi lebih baru.
Apakah Galaxy A55 5G sudah 5G?
Ya. Galaxy A55 5G mendukung konektivitas jaringan 5G.
Berapa kapasitas baterai Galaxy A55 5G?
Samsung Galaxy A55 5G menggunakan baterai berkapasitas 5.000 mAh dan mendukung pengisian cepat 25W.
Apakah Galaxy A55 5G memiliki OIS?
Ya. Kamera utama 50 MP Galaxy A55 5G sudah dilengkapi Optical Image Stabilization atau OIS.
Apakah Galaxy A55 5G tahan air?
Galaxy A55 5G memiliki sertifikasi IP67. Samsung menjelaskan bahwa perangkat diuji terhadap air tawar hingga kedalaman 1 meter selama maksimal 30 menit dalam kondisi laboratorium tertentu.
Apakah Galaxy A55 5G memiliki slot microSD?
Ya. Galaxy A55 5G mendukung ekspansi penyimpanan menggunakan microSD hingga 1 TB.
Apakah Galaxy A55 5G cocok untuk gaming?
Cukup cocok untuk gaming sehari-hari dan game populer. Namun, jika gaming adalah prioritas utama, POCO X7 5G dapat menjadi alternatif yang menarik karena menggunakan Dimensity 7300-Ultra dan memiliki sistem pendinginan yang lebih besar.
Mana yang lebih baik, Galaxy A55 5G atau Galaxy A56 5G?
Galaxy A56 5G secara keseluruhan lebih unggul karena merupakan generasi yang lebih baru dan membawa peningkatan pada chipset, layar, charging, kamera, AI, serta dukungan software. Namun, Galaxy A55 5G bisa lebih menarik jika harganya jauh lebih murah.
Mana yang lebih bagus untuk kamera, Galaxy A55 5G atau Redmi Note 14 Pro 5G?
Jika hanya melihat spesifikasi kamera, Redmi Note 14 Pro 5G lebih agresif dengan kamera utama 200 MP OIS. Namun, kualitas foto tidak hanya ditentukan oleh megapiksel. Galaxy A55 5G memiliki kamera utama 50 MP OIS dan ultrawide 12 MP yang tetap kompetitif untuk kebutuhan sehari-hari.
Galaxy A55 5G vs POCO X7, pilih mana?
Jika Anda mengutamakan performa, layar, charging cepat, dan gaming, POCO X7 lebih menarik. Jika Anda lebih mengutamakan ekosistem Samsung, One UI, desain premium, kamera, keamanan, dan pengalaman penggunaan yang seimbang, Galaxy A55 5G lebih cocok.
Berapa harga awal Galaxy A55 5G di Indonesia?
Saat diluncurkan di Indonesia pada 2024, Galaxy A55 5G dibanderol mulai Rp5.999.000 untuk varian 8 GB + 128 GB. Varian 8 GB + 256 GB dijual Rp6.499.000 dan 12 GB + 256 GB Rp6.899.000.
Kesimpulan singkat, apakah Galaxy A55 5G masih worth it?
Ya, dengan syarat harganya tepat. Galaxy A55 5G masih menarik pada 2026 jika dijual jauh lebih murah dibandingkan Galaxy A56 5G. Dengan layar Super AMOLED 120Hz, kamera 50 MP OIS, baterai 5.000 mAh, IP67, 5G, desain premium, dan dukungan microSD, perangkat ini masih mampu memenuhi kebutuhan mayoritas pengguna.
Namun, jika perbedaan harga dengan A56 5G kecil, A56 menjadi pilihan yang lebih masuk akal untuk penggunaan jangka panjang.
