Samsung Galaxy Z Flip5: Dari Desain Unik hingga Performa Snapdragon 8 Gen 2, Masih Relevan di 2026?

Samsung Galaxy Z Flip5 menjadi salah satu smartphone lipat paling populer dari Samsung karena berhasil memadukan desain premium, ukuran yang ringkas, dan performa flagship dalam bentuk clamshell yang mudah dimasukkan ke saku. Ketika pertama kali diperkenalkan, perangkat ini membawa perubahan besar dibanding generasi sebelumnya, terutama melalui hadirnya Flex Window berukuran 3,4 inci yang jauh lebih besar serta engsel Flex Hinge baru yang membuat bodi dapat menutup tanpa celah.

Memasuki tahun 2026, posisi Galaxy Z Flip5 tentu sudah berbeda. Ia bukan lagi ponsel lipat terbaru karena Samsung telah meluncurkan beberapa generasi setelahnya. Meski demikian, hal tersebut tidak otomatis membuat Z Flip5 kehilangan daya tarik. Bagi sebagian pengguna, justru generasi ini menjadi pilihan menarik karena masih menawarkan chipset Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz, kamera yang kompeten, serta pengalaman smartphone lipat yang sudah jauh lebih matang dibanding generasi awal.

Pertanyaan pentingnya adalah: apakah Samsung Galaxy Z Flip5 masih worth it di 2026? Jawabannya bergantung pada kebutuhan dan harga yang Anda temukan di pasaran. Jika Anda menginginkan smartphone dengan desain unik, performa tinggi, dan pengalaman penggunaan yang berbeda dari ponsel biasa, Z Flip5 masih memiliki banyak alasan untuk dipertimbangkan. Namun, ada pula beberapa kompromi yang wajib diketahui sebelum memutuskan membelinya. Artikel ini akan membahas semuanya secara lengkap.


Desain yang Menjadi Identitas Utama Galaxy Z Flip5

Jika berbicara mengenai alasan seseorang membeli Galaxy Z Flip5, desain hampir selalu menjadi faktor pertama. Samsung tidak mencoba menjadikan perangkat ini sekadar smartphone biasa yang bisa dilipat, melainkan menghadirkan pengalaman berbeda melalui bentuk clamshell yang sangat ringkas ketika ditutup.

Dalam kondisi tertutup, Galaxy Z Flip5 memiliki dimensi sekitar 71,9 × 85,1 × 15,1 mm. Ketika dibuka penuh, ketebalannya hanya sekitar 6,9 mm dengan bobot 187 gram. Ukuran tersebut membuat perangkat terasa jauh lebih praktis dibawa dibanding smartphone flagship berlayar besar yang umumnya memakan ruang lebih banyak di saku celana maupun tas kecil.

Salah satu peningkatan paling penting dibanding Galaxy Z Flip4 adalah hadirnya Flex Hinge. Engsel baru ini memungkinkan kedua sisi perangkat menutup secara rata tanpa meninggalkan celah besar seperti generasi sebelumnya. Selain membuat tampilannya lebih premium, desain tersebut juga memberikan kesan lebih solid ketika digunakan sehari-hari. Samsung menjelaskan bahwa struktur engsel baru dirancang dengan modul terintegrasi dan sistem dual rail untuk membantu menyebarkan benturan dari arah luar.

Material yang digunakan pun mencerminkan kelas flagship. Galaxy Z Flip5 memadukan rangka Armor Aluminum dengan perlindungan Gorilla Glass Victus 2 pada bagian luar. Kombinasi tersebut memberikan rasa kokoh ketika digenggam, meskipun pengguna tetap perlu memahami bahwa layar utama yang dapat dilipat memiliki karakteristik berbeda dengan kaca smartphone konvensional sehingga tetap membutuhkan perawatan lebih hati-hati.

Bagi pengguna yang mengutamakan gaya, Galaxy Z Flip5 masih terlihat modern bahkan pada 2026. Desain minimalis dengan pilihan warna elegan membuatnya cocok digunakan untuk aktivitas profesional maupun kasual tanpa terlihat terlalu mencolok seperti sebagian smartphone gaming.

Flex Window 3,4 Inci, Fitur Kecil yang Membawa Perubahan Besar

Salah satu alasan Galaxy Z Flip5 terasa jauh lebih matang dibanding pendahulunya adalah layar cover yang disebut Flex Window. Samsung memperbesar ukurannya menjadi 3,4 inci sehingga pengguna dapat melakukan lebih banyak aktivitas tanpa harus membuka perangkat sepenuhnya.

Secara teknis, layar luar tersebut menggunakan panel Super AMOLED dengan resolusi 720 × 748 piksel. Ukurannya memang jauh lebih kecil dibanding layar utama, tetapi cukup luas untuk menampilkan notifikasi, jam, kalender, pemutar musik, cuaca, timer, hingga berbagai widget yang membantu aktivitas harian.

Dalam praktiknya, Flex Window membuat pengalaman menggunakan smartphone terasa lebih efisien. Misalnya ketika hanya ingin mengecek pesan WhatsApp, melihat siapa yang menelepon, mengganti lagu, atau mengecek jadwal, pengguna tidak selalu harus membuka layar utama. Hal sederhana seperti ini menjadi nilai tambah yang sulit ditemukan pada smartphone biasa.

Samsung juga mengoptimalkan Flex Window untuk kebutuhan fotografi. Saat kamera dibuka dalam kondisi ponsel terlipat, layar luar dapat berfungsi sebagai preview sehingga pengguna bisa mengambil selfie menggunakan kamera belakang yang kualitasnya lebih baik daripada kamera depan. Inilah konsep FlexCam yang menjadi salah satu ciri khas seri Galaxy Z Flip.

Meski menarik, perlu dicatat bahwa pengalaman menjalankan aplikasi penuh di cover screen tidak seluas smartphone dengan layar luar yang lebih besar pada beberapa kompetitor. Flex Window lebih difokuskan sebagai layar interaksi cepat daripada pengganti layar utama sepenuhnya.

Layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz Masih Sangat Memanjakan Mata



Ketika dibuka, Galaxy Z Flip5 menghadirkan layar utama berukuran 6,7 inci dengan panel Dynamic AMOLED 2X. Resolusinya mencapai 2640 × 1080 piksel dan mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz sehingga tampilan animasi terasa halus ketika melakukan scrolling, berpindah aplikasi, maupun bermain game.

Kualitas panel AMOLED Samsung memang sudah lama menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan ini. Warna terlihat hidup, tingkat kontras sangat tinggi, dan warna hitam tampak pekat sehingga nyaman digunakan untuk menonton film maupun menikmati konten multimedia.

Rasio layar yang memanjang juga memberikan pengalaman berbeda. Untuk media sosial seperti TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, maupun browsing, layar terasa cukup luas meskipun bodi perangkat relatif ramping.

Namun, seperti hampir semua smartphone lipat, bagian lipatan di tengah layar masih dapat terlihat dalam kondisi tertentu. Saat layar menampilkan warna cerah atau terkena pantulan cahaya dari sudut tertentu, garis crease tetap bisa diperhatikan. Dalam penggunaan normal, banyak pengguna akan terbiasa dengan keberadaannya, tetapi bagi sebagian orang hal tersebut tetap menjadi kompromi desain foldable yang perlu dipertimbangkan.

Performa Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, Apakah Masih Kencang di 2026?

Galaxy Z Flip5 ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, yaitu versi khusus dari Snapdragon 8 Gen 2 yang dioptimalkan untuk perangkat flagship Samsung. Ketika dirilis pada 2023, chipset ini merupakan salah satu prosesor Android tercepat di kelas premium. Hingga 2026, posisinya memang sudah bukan yang terbaru, tetapi kemampuan komputasinya masih sangat tinggi untuk hampir seluruh aktivitas harian.




Untuk penggunaan seperti membuka puluhan tab browser, mengedit foto, membuat konten media sosial, menjalankan aplikasi produktivitas, hingga bermain game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, atau Genshin Impact, Snapdragon 8 Gen 2 masih menawarkan performa yang sangat kompetitif. Keunggulannya bukan hanya pada kecepatan, tetapi juga efisiensi daya yang membuat pengalaman penggunaan tetap nyaman.

Galaxy Z Flip5 dibekali RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB atau 512GB. Konfigurasi tersebut masih tergolong memadai pada 2026 untuk mayoritas pengguna, meskipun beberapa smartphone flagship terbaru sudah menawarkan RAM 12GB sebagai standar. Bagi pengguna biasa hingga power user, 8GB tetap cukup untuk multitasking, tetapi pengguna yang sangat intensif membuka banyak aplikasi sekaligus mungkin akan merasakan perbedaan dibanding generasi yang lebih baru.

Perlu dipahami bahwa performa bukan hanya ditentukan oleh chipset. Optimasi One UI juga berperan besar dalam menjaga pengalaman penggunaan tetap responsif. Samsung dikenal memiliki ekosistem perangkat lunak yang matang sehingga transisi antaraplikasi, fitur multitasking, serta integrasi dengan perangkat Galaxy lainnya tetap menjadi salah satu nilai jual utama.

Bagaimana Kemampuan Gaming Galaxy Z Flip5?

Walaupun bukan smartphone gaming, Galaxy Z Flip5 tetap memiliki kemampuan bermain game yang sangat baik berkat Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy. Chipset flagship tersebut mampu menjalankan banyak game modern dengan pengaturan grafis tinggi selama optimasi game mendukung perangkat ini.

Layar 120Hz juga memberikan pengalaman visual yang halus ketika memainkan game kompetitif. Respons sentuhan terasa cepat dan kualitas panel AMOLED membuat warna dalam permainan terlihat sangat hidup.

Namun, ada satu hal yang membedakan Z Flip5 dengan smartphone gaming khusus seperti ASUS ROG Phone. Karena bodinya sangat tipis dan memiliki mekanisme lipat, ruang untuk sistem pendinginan aktif jauh lebih terbatas. Artinya, ketika bermain game berat dalam waktu sangat lama, temperatur perangkat dapat meningkat lebih cepat dibanding smartphone yang memang dirancang khusus untuk gaming.

Untuk gamer kasual hingga menengah, kondisi tersebut bukan masalah besar. Akan tetapi, jika tujuan utama membeli smartphone adalah bermain game berjam-jam setiap hari, maka smartphone gaming khusus tetap menjadi pilihan yang lebih tepat.

Kamera 12MP Masih Mampu Bersaing?

Banyak orang menganggap resolusi 12MP terdengar kecil untuk ukuran smartphone flagship pada 2026. Padahal, kualitas kamera tidak hanya ditentukan oleh jumlah megapiksel. Galaxy Z Flip5 menggunakan kamera utama 12MP dengan aperture f/1.8 dan OIS serta kamera ultrawide 12MP f/2.2, sedangkan kamera depannya memiliki resolusi 10MP.



Dalam kondisi cahaya cukup, hasil foto kamera utama masih terlihat tajam dengan reproduksi warna khas Samsung yang cenderung cerah dan enak dipandang. Dynamic range juga cukup baik berkat pemrosesan gambar dari Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy. Untuk kebutuhan mengabadikan aktivitas sehari-hari, liburan, makanan, maupun media sosial, kamera Z Flip5 masih sangat mampu menghasilkan foto berkualitas.

Keunggulan sesungguhnya justru terletak pada bentuk lipatnya. Dengan FlexCam, pengguna dapat meletakkan smartphone di meja tanpa tripod kemudian mengambil foto grup, membuat video vlog, melakukan video call, atau merekam konten TikTok dengan sudut yang kreatif. Samsung memang menempatkan fleksibilitas penggunaan kamera sebagai salah satu kekuatan utama seri Z Flip.

Untuk selfie, banyak pengguna bahkan lebih memilih memakai kamera belakang karena kualitasnya lebih baik. Cukup lipat perangkat sebagian, aktifkan kamera, lalu gunakan Flex Window sebagai preview. Konsep ini membuat pengalaman mengambil selfie terasa unik dan menjadi salah satu alasan mengapa seri Flip banyak diminati content creator.

Meski demikian, jika dibandingkan smartphone flagship yang dirilis setelahnya, terutama Galaxy Z Flip6 yang membawa kamera utama 50MP, kemampuan fotografi Z Flip5 memang sudah tertinggal dalam hal hardware. Jadi bagi pengguna yang sangat mengutamakan kamera, generasi terbaru menawarkan peningkatan yang cukup signifikan.

Untuk videografi, Galaxy Z Flip5 tetap mendukung perekaman berkualitas tinggi dengan stabilisasi yang baik. Bentuk bodinya juga memungkinkan pengambilan video hands-free tanpa aksesori tambahan sehingga sangat praktis digunakan untuk membuat konten sederhana.

Ketahanan dan Engsel, Seberapa Aman Digunakan?

Salah satu kekhawatiran terbesar calon pembeli smartphone lipat adalah mengenai ketahanan engsel dan layar. Samsung menjawab kekhawatiran tersebut melalui penggunaan Flex Hinge generasi baru yang dirancang lebih kokoh dibanding pendahulunya.

Galaxy Z Flip5 juga memiliki sertifikasi IPX8 untuk ketahanan terhadap air. Artinya, perangkat memiliki perlindungan terhadap air sesuai standar yang ditentukan Samsung, tetapi belum memiliki rating resmi untuk ketahanan debu. Perbedaan huruf “X” pada IPX8 menunjukkan bahwa aspek ketahanan debu tidak diberi klasifikasi resmi pada model ini.


Samsung menggunakan Armor Aluminum pada rangka serta Gorilla Glass Victus 2 pada bagian belakang dan Flex Window. Selain itu, Samsung juga menjelaskan bahwa struktur engsel dan lapisan penyebar benturan pada layar dirancang untuk meningkatkan daya tahan perangkat dalam penggunaan sehari-hari.

Meski demikian, pengguna tetap perlu memperlakukan smartphone lipat secara berbeda dibanding ponsel biasa. Hindari memasukkan pasir atau benda kecil ke area engsel, jangan menekan layar utama menggunakan benda tajam, dan gunakan casing yang dirancang khusus agar perlindungan bodi tetap optimal.

Dengan perawatan yang baik, Galaxy Z Flip5 tetap menjadi salah satu foldable yang terasa premium dan kokoh. Namun, sifat layar fleksibel membuat pengguna harus memahami bahwa biaya perbaikan layar foldable umumnya lebih mahal dibanding smartphone konvensional apabila terjadi kerusakan fisik.

Software dan Dukungan Update di Tahun 2026

Galaxy Z Flip5 pertama kali hadir dengan Android 13 berbasis One UI 5.1.1. Samsung menjanjikan empat generasi pembaruan sistem operasi Android serta lima tahun pembaruan keamanan untuk perangkat ini. Kebijakan tersebut membuat Z Flip5 masih memiliki dukungan software yang cukup panjang dibanding banyak smartphone Android lain yang dirilis pada era yang sama.

Pada 2026, Samsung juga telah menjalankan distribusi One UI 8 berbasis Android 16 untuk perangkat Galaxy yang memenuhi syarat, dan Galaxy Z Flip5 tercantum dalam jadwal pembaruan di sejumlah wilayah. Ketersediaan pembaruan tetap dapat berbeda menurut negara, operator, dan model perangkat sehingga pengguna Indonesia sebaiknya mengecek menu Software Update secara langsung pada perangkat masing-masing.

Hal ini menjadi nilai penting karena membeli smartphone lama sering kali menimbulkan kekhawatiran mengenai umur dukungan software. Untuk Z Flip5, dukungan tersebut masih cukup relevan sehingga pengguna tidak langsung kehilangan akses terhadap fitur One UI modern hanya karena perangkat berasal dari generasi 2023.

Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip5

  • Desain lipat premium yang sangat ringkas ketika ditutup.
  • Flex Window 3,4 inci yang jauh lebih fungsional dibanding generasi sebelumnya.
  • Performa Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy masih sangat kencang untuk 2026.
  • Layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz berkualitas tinggi.
  • FlexCam memberikan pengalaman fotografi dan pembuatan konten yang unik.
  • Bobot hanya 187 gram sehingga nyaman dibawa sehari-hari.
  • Mendukung wireless charging dan reverse wireless charging.
  • Material premium dengan Armor Aluminum serta Gorilla Glass Victus 2.
  • Dukungan software Samsung masih cukup relevan di tahun 2026.

Seluruh poin kelebihan di atas merujuk pada kombinasi spesifikasi resmi dan fitur perangkat yang dijelaskan Samsung.

Kekurangan Samsung Galaxy Z Flip5

  • Kapasitas baterai 3.700 mAh sudah kalah dibanding generasi yang lebih baru.
  • Pengisian cepat 25W terasa biasa saja untuk standar flagship 2026.
  • Kamera utama masih menggunakan sensor 12MP sehingga kalah modern dari Z Flip6.
  • RAM 8GB lebih kecil dibanding beberapa flagship terbaru yang menawarkan 12GB.
  • Belum memiliki rating resmi ketahanan debu karena hanya bersertifikasi IPX8.
  • Crease pada layar utama masih dapat terlihat dari sudut tertentu.
  • Biaya perbaikan layar foldable berpotensi lebih tinggi dibanding smartphone biasa.
Perbandingan terhadap Galaxy Z Flip6 menunjukkan peningkatan pada kamera 50MP, RAM 12GB, baterai 4.000 mAh, dan rating IP48 pada generasi berikutnya.

Perbandingan Samsung Galaxy Z Flip5 dengan Galaxy Z Flip6 

Bagi calon pembeli di tahun 2026, kompetitor terdekat Galaxy Z Flip5 tentu bukan lagi Galaxy S Series, melainkan Galaxy Z Flip6 yang membawa sejumlah peningkatan penting. Secara desain keduanya terlihat sangat mirip, tetapi perubahan hardware membuat Z Flip6 lebih unggul di beberapa sektor utama.

Dari tabel tersebut terlihat bahwa Galaxy Z Flip6 memang menawarkan peningkatan yang cukup nyata pada performa, kapasitas RAM, kamera utama, baterai, serta perlindungan terhadap debu. Sementara itu, ukuran layar utama dan cover screen tetap mempertahankan konsep yang hampir sama sehingga pengalaman desain secara umum tidak berubah drastis.

Jika selisih harga antara keduanya kecil, Galaxy Z Flip6 tentu menjadi pilihan yang lebih rasional karena membawa hardware lebih modern. Sebaliknya, apabila Galaxy Z Flip5 tersedia dengan harga jauh lebih menarik, perangkat ini masih menawarkan pengalaman foldable premium yang sangat memuaskan.

Perbandingan dengan Smartphone Flagship Lain

Selain Galaxy Z Flip6, calon pembeli juga sering mempertimbangkan smartphone flagship lain dengan harga yang berdekatan. Berikut gambaran singkat posisi Galaxy Z Flip5 dibanding beberapa alternatif populer.

Intinya, Galaxy Z Flip5 bukan ditujukan untuk memenangkan semua kategori. Nilai jual utamanya adalah kombinasi desain lipat, ukuran ringkas, performa flagship, serta pengalaman penggunaan yang unik. Sementara smartphone seperti Galaxy S24 Ultra lebih berorientasi pada produktivitas dan kamera, sedangkan foldable kompetitor berusaha menawarkan pendekatan berbeda melalui desain dan fitur layar luar.

Apakah Samsung Galaxy Z Flip5 Masih Worth It di 2026?

Jawaban paling tepat adalah ya, tetapi dengan syarat harga yang ditawarkan benar-benar menarik.

Dari sisi performa, Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy masih sangat mampu menjalankan hampir semua aplikasi dan game Android modern dengan lancar. Layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz juga masih terasa premium, sementara Flex Window tetap menjadi salah satu implementasi cover screen yang paling nyaman untuk aktivitas cepat sehari-hari. 

Desain menjadi alasan terbesar mengapa perangkat ini tetap relevan. Tidak banyak smartphone yang mampu berubah dari layar 6,7 inci menjadi perangkat kecil yang mudah dimasukkan ke saku hanya dengan sekali lipatan. Pengalaman tersebut masih menjadi daya tarik utama bahkan ketika generasi lebih baru telah hadir.

Namun, calon pembeli juga harus realistis. Kamera utama 12MP, RAM 8GB, baterai 3.700 mAh, serta pengisian 25W merupakan spesifikasi yang mulai terlihat tertinggal dibanding flagship keluaran terbaru. Samsung sendiri telah meningkatkan hampir semua sektor tersebut pada Galaxy Z Flip6 melalui kamera 50MP, RAM 12GB, baterai 4.000 mAh, dan chipset Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy. 

Karena itu, keputusan membeli Z Flip5 sebaiknya tidak hanya berdasarkan spesifikasi, melainkan rasio harga terhadap nilai yang diperoleh. Jika Anda menemukan unit resmi dengan harga yang jauh lebih rendah dibanding generasi terbaru, Galaxy Z Flip5 dapat menjadi pilihan yang sangat menarik untuk menikmati pengalaman smartphone lipat premium tanpa harus membayar harga flagship terbaru.

Sebaliknya, apabila selisih harga dengan Galaxy Z Flip6 ternyata tipis, generasi yang lebih baru biasanya menawarkan nilai investasi lebih baik karena hardware lebih modern dan masa relevansinya lebih panjang.

Siapa yang Cocok Membeli Samsung Galaxy Z Flip5?

Galaxy Z Flip5 sangat cocok untuk pengguna yang mengutamakan desain dan mobilitas. Jika Anda sering membawa smartphone di saku celana atau tas kecil, bentuk lipatnya memberikan kenyamanan yang sulit ditandingi smartphone flagship biasa.

Perangkat ini juga menarik bagi content creator pemula maupun pengguna media sosial aktif karena FlexCam memungkinkan perekaman video dan pengambilan foto hands-free tanpa tripod. Untuk membuat konten TikTok, Instagram Reels, video call, hingga foto grup, bentuk lipatnya memberikan fleksibilitas yang benar-benar berguna. 

Selain itu, pengguna yang menginginkan performa flagship tetapi tidak membutuhkan kamera terbaik di kelasnya juga akan merasa puas dengan Snapdragon 8 Gen 2 dan layar AMOLED 120Hz yang masih sangat mumpuni.

Sebaliknya, Galaxy Z Flip5 kurang ideal bagi pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai maksimal, fotografi profesional, atau gaming ekstrem selama berjam-jam setiap hari. Untuk kebutuhan tersebut, smartphone dengan baterai lebih besar, kamera lebih modern, atau sistem pendinginan khusus akan lebih sesuai.

FAQ Samsung Galaxy Z Flip5


Apakah Samsung Galaxy Z Flip5 masih bagus di tahun 2026?


Ya. Untuk penggunaan harian, multitasking, media sosial, streaming, hingga bermain game populer, Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy masih menawarkan performa yang sangat baik. Yang perlu dipertimbangkan adalah harga serta perbandingannya dengan Galaxy Z Flip6. 

Berapa ukuran layar Samsung Galaxy Z Flip5?


Galaxy Z Flip5 memiliki layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi 2640 × 1080 piksel dan refresh rate hingga 120Hz. Cover screen menggunakan panel Super AMOLED berukuran 3,4 inci dengan resolusi 720 × 748 piksel. 

Apakah Galaxy Z Flip5 tahan air?


Ya. Galaxy Z Flip5 memiliki sertifikasi IPX8 untuk ketahanan terhadap air. Namun perangkat ini tidak memiliki klasifikasi resmi untuk ketahanan debu seperti model generasi berikutnya yang menggunakan IP48. 

Apakah Samsung Galaxy Z Flip5 cocok untuk gaming?


Cocok untuk sebagian besar game Android karena menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dan layar 120Hz. Namun jika prioritas utama adalah bermain game berat dalam waktu sangat lama, smartphone gaming khusus tetap memiliki keunggulan pada sistem pendinginan. 

Apakah kamera Galaxy Z Flip5 bagus?


Kamera utama 12MP dan ultrawide 12MP masih mampu menghasilkan foto berkualitas untuk kebutuhan sehari-hari. Keunggulan utamanya justru terletak pada FlexCam yang memungkinkan penggunaan kamera belakang untuk selfie dan perekaman hands-free dengan bantuan Flex Window. 


Apakah Galaxy Z Flip5 masih mendapatkan update Android?


Galaxy Z Flip5 diluncurkan dengan Android 13 dan termasuk perangkat yang memperoleh empat generasi pembaruan Android serta lima tahun pembaruan keamanan. Pada 2026, pembaruan One UI 8 berbasis Android 16 juga telah dijadwalkan untuk perangkat ini di sejumlah wilayah, meskipun ketersediaannya dapat berbeda menurut negara dan operator. 

Lebih baik membeli Galaxy Z Flip5 atau Galaxy Z Flip6?


Jika selisih harga cukup kecil, Galaxy Z Flip6 lebih unggul karena menawarkan Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, RAM 12GB, kamera utama 50MP, baterai 4.000 mAh, dan perlindungan IP48. Namun apabila Galaxy Z Flip5 tersedia dengan harga jauh lebih murah, perangkat ini masih menawarkan pengalaman foldable premium yang sangat layak untuk 2026. 


Kesimpulan


Samsung Galaxy Z Flip5 membuktikan bahwa smartphone lipat bukan lagi sekadar produk eksperimental. Perangkat ini menghadirkan desain premium, Flex Window 3,4 inci yang sangat berguna, layar Dynamic AMOLED 2X 120Hz, performa Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy, kamera yang fleksibel melalui FlexCam, serta kualitas material yang tetap terasa flagship. 

Memasuki tahun 2026, Galaxy Z Flip5 memang sudah bukan pilihan paling mutakhir. Galaxy Z Flip6 dan generasi setelahnya menawarkan peningkatan pada kamera, baterai, RAM, chipset, hingga ketahanan terhadap debu. Meski demikian, bukan berarti Z Flip5 kehilangan relevansi. Justru jika tersedia dengan harga yang lebih kompetitif, perangkat ini masih menjadi salah satu pintu masuk terbaik untuk menikmati pengalaman smartphone foldable premium. 

Pada akhirnya, Samsung Galaxy Z Flip5 masih worth it di 2026 bagi pengguna yang menginginkan desain stylish, ukuran ringkas, performa flagship yang masih sangat cepat, dan pengalaman smartphone lipat yang matang. Nilai terbaiknya akan muncul ketika harga beli sesuai dengan posisinya sebagai flagship generasi sebelumnya, bukan ketika dibanderol terlalu dekat dengan model yang lebih baru.

Post a Comment

Previous Post Next Post