![]() |
| Source Image: @Youtube.com/Samsung |
Samsung Galaxy A54 5G bukan lagi smartphone baru. Perangkat ini diperkenalkan Samsung di Indonesia pada Maret 2023, ketika persaingan smartphone kelas menengah sedang sangat ketat. Saat itu, Galaxy A54 5G hadir dengan harga mulai Rp5.999.000 untuk varian 8GB/128GB dan Rp6.399.000 untuk varian 8GB/256GB.
Namun, ada sesuatu yang menarik.
Meskipun generasinya sudah beberapa tahun berlalu dan Samsung telah menghadirkan banyak penerus di lini Galaxy A, Galaxy A54 5G masih cukup sering dicari, terutama di pasar smartphone bekas.
Pertanyaannya, kenapa Samsung Galaxy A54 5G masih banyak dicari?
Apakah karena merek Samsung? Apakah karena kameranya? Apakah karena layar Super AMOLED? Atau justru karena kombinasi fitur yang ditawarkan smartphone ini masih terasa lengkap dibandingkan harga bekasnya?
Jawabannya bukan hanya satu.
Galaxy A54 5G memiliki beberapa karakter yang membuatnya tetap menarik. Smartphone ini membawa layar Super AMOLED 120Hz, kamera utama 50MP dengan Optical Image Stabilization (OIS), baterai 5.000mAh, sertifikasi IP67, speaker stereo, NFC, jaringan 5G, serta dukungan microSD hingga 1TB. Samsung juga menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga empat generasi dan pembaruan keamanan selama lima tahun.
Kombinasi tersebut membuat Galaxy A54 5G memiliki umur relevansi yang cukup panjang.
Tetapi tentu saja, bukan berarti smartphone ini sempurna.
Di tahun 2026, ada sejumlah aspek yang sudah mulai terasa tertinggal, terutama performa dibandingkan chipset generasi terbaru dan kecepatan pengisian daya.
Jadi, mari kita bahas secara lebih mendalam alasan Galaxy A54 5G masih banyak dicari dan apakah perangkat ini masih masuk akal untuk dibeli sekarang.
Sekilas tentang Samsung Galaxy A54 5G
Samsung Galaxy A54 5G merupakan smartphone kelas menengah yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang mendekati perangkat premium dengan harga yang lebih terjangkau.
Samsung menempatkan perangkat ini sebagai salah satu model penting dalam keluarga Galaxy A. Samsung mencantumkan kamera belakang 50MP + 12MP + 5MP, OIS pada kamera utama, kamera depan 32MP, perekaman 4K 30fps, penyimpanan hingga 256GB, dan dukungan microSD hingga 1TB.
Kalau hanya melihat angka tersebut, spesifikasinya memang sudah tidak terdengar terlalu luar biasa pada 2026.
Tetapi justru di situlah menariknya.
Galaxy A54 5G bukan menarik karena memiliki spesifikasi paling tinggi. Smartphone ini menarik karena kombinasi fiturnya cukup seimbang.
Layar Super AMOLED 120Hz Masih Menjadi Daya Tarik Besar
Salah satu alasan utama Galaxy A54 5G masih banyak dicari adalah layarnya.
Samsung membekali perangkat ini dengan panel Super AMOLED 6,4 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate hingga 120Hz.
Pada penggunaan sehari-hari, layar seperti ini memberikan pengalaman yang masih sangat nyaman.
Ketika membuka Instagram, TikTok, YouTube, browser, WhatsApp, atau aplikasi lainnya, refresh rate tinggi membuat perpindahan konten terasa lebih halus.
Sementara teknologi AMOLED memberikan karakter warna yang kontras dengan warna hitam yang lebih pekat.
Untuk pengguna yang banyak menonton video, kualitas layar menjadi salah satu faktor yang lebih terasa dibandingkan sekadar mengejar skor benchmark.
Kenapa layar ini masih relevan?
Karena kebutuhan pengguna smartphone tidak berubah sebanyak perkembangan spesifikasi.
Orang tetap menggunakan smartphone untuk:
- menonton video;
- membuka media sosial;
- membaca berita;
- browsing;
- chatting;
- bekerja;
- bermain game;
- melihat foto.
Untuk aktivitas tersebut, layar Super AMOLED 120Hz Galaxy A54 5G masih sangat memadai.
Bahkan ketika dibandingkan dengan beberapa smartphone yang lebih baru, kualitas panel AMOLED Samsung tetap menjadi salah satu nilai jual yang kuat.
Kamera 50MP dengan OIS Masih Menarik
Alasan kedua adalah kamera.
Galaxy A54 5G mempunyai kamera utama 50MP yang dilengkapi OIS atau Optical Image Stabilization. Kamera tersebut ditemani kamera ultra-wide 12MP dan kamera makro 5MP.
Di atas kertas, kamera 50MP mungkin bukan angka yang mengejutkan pada 2026.
Banyak smartphone kelas menengah saat ini sudah menawarkan kamera 50MP bahkan dengan resolusi yang lebih tinggi.
Namun, kualitas kamera tidak hanya ditentukan oleh megapiksel.
OIS adalah salah satu fitur yang membuat kamera utama Galaxy A54 5G tetap menarik.
OIS membantu mengurangi efek guncangan tangan ketika mengambil foto maupun video.
Manfaatnya semakin terasa ketika:
- mengambil foto malam hari;
- memotret di dalam ruangan;
- mengambil foto dengan tangan kurang stabil;
- merekam video sambil bergerak;
- mengambil foto dalam kondisi cahaya yang tidak terlalu ideal.
Tentu saja, OIS bukan jaminan bahwa semua foto malam akan sempurna. Sensor, software pemrosesan gambar, pencahayaan, dan pergerakan objek tetap berpengaruh.
Namun, keberadaan OIS membuat Galaxy A54 5G memiliki kemampuan fotografi yang cukup matang untuk kelasnya.
Kamera Ultra-Wide 12MP Lebih Berguna daripada Sekadar Angka
Kamera ultra-wide 12MP juga memberikan fleksibilitas.
Kamera ini berguna ketika kamera utama terasa terlalu sempit.
Misalnya ketika Anda sedang:
- memotret gedung;
- mengambil foto pemandangan;
- berlibur;
- memotret ruangan;
- mengambil foto bersama banyak orang.
Kamera ultra-wide membuat pengguna tidak perlu selalu mundur untuk mendapatkan area yang lebih luas dalam satu frame.
Memang, kualitas kamera utama tetap menjadi bagian paling penting.
Namun, adanya ultra-wide 12MP membuat sistem kamera Galaxy A54 5G lebih fleksibel dibandingkan smartphone yang hanya memiliki satu kamera utama dan sensor tambahan yang kurang berguna.
IP67 Membuat Galaxy A54 5G Terasa Lebih Premium
Ini adalah salah satu fitur yang sering dilupakan ketika orang membandingkan spesifikasi smartphone.
Galaxy A54 5G memiliki rating IP67 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Samsung menjelaskan bahwa perangkat diuji pada kondisi laboratorium dengan perendaman hingga 1 meter dalam air tawar selama 30 menit. Samsung juga mengingatkan bahwa ketahanan tersebut tidak permanen dan dapat berkurang seiring waktu.
Mengapa IP67 penting?
Karena smartphone adalah perangkat yang hampir selalu dibawa ke mana-mana.
Kemungkinan terkena:
- hujan;
- cipratan air;
- debu;
- lingkungan lembap;
selalu ada.
IP67 memberikan perlindungan tambahan dalam situasi seperti itu.
Yang perlu dipahami, sertifikasi ini bukan berarti Galaxy A54 5G boleh digunakan untuk berenang atau sengaja direndam.
Tetap gunakan secara wajar.
Namun dibandingkan smartphone yang tidak mempunyai rating ketahanan air dan debu, IP67 menjadi nilai tambah yang cukup nyata.
Dukungan Software Samsung Membuatnya Tidak Cepat Usang
Ini mungkin salah satu alasan paling penting mengapa Galaxy A54 5G masih dicari.
Samsung menyatakan Galaxy A54 5G mendapatkan pembaruan sistem operasi hingga empat generasi dan pembaruan keamanan selama lima tahun.
Kebijakan software seperti ini memberikan keuntungan besar bagi umur perangkat.
Smartphone bukan hanya hardware.
Setelah beberapa tahun digunakan, pengguna tetap membutuhkan:
- patch keamanan;
- perbaikan bug;
- peningkatan sistem;
- kompatibilitas aplikasi;
- fitur software baru.
Dukungan software yang panjang membuat sebuah smartphone lebih masuk akal untuk digunakan dalam jangka panjang.
Inilah salah satu hal yang membuat Galaxy A54 5G berbeda dari banyak smartphone lama yang mulai kehilangan dukungan setelah beberapa tahun.
One UI Menjadi Salah Satu Alasan Orang Memilih Samsung
Selain durasi update, antarmuka One UI juga mempunyai basis pengguna yang besar.
One UI dirancang Samsung sebagai antarmuka untuk perangkat Galaxy.
Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan Samsung, berpindah ke Galaxy A54 5G tidak membutuhkan banyak adaptasi.
Ekosistem Galaxy juga menjadi nilai tambah.
Misalnya, pengguna yang mempunyai Galaxy Buds, Galaxy Watch, atau perangkat Samsung lainnya dapat memperoleh pengalaman integrasi yang lebih baik dibandingkan berpindah ke ekosistem lain.
Hal ini sulit diukur hanya dari benchmark.
Tetapi dalam penggunaan sehari-hari, ekosistem bisa menjadi alasan seseorang tetap memilih Samsung.
Exynos 1380 Masih Cukup untuk Aktivitas Harian
Galaxy A54 5G menggunakan chipset Exynos 1380 dengan CPU octa-core hingga 2,4GHz.
Pada 2026, tentu saja chipset ini bukan lagi yang terbaru.
Namun, bukan berarti performanya tidak berguna.
Untuk aktivitas seperti:
- WhatsApp;
- Instagram;
- TikTok;
- YouTube;
- browsing;
- email;
- Google Maps;
- aplikasi perbankan;
- editing foto ringan;
- multitasking;
Exynos 1380 masih dapat digunakan.
RAM 8GB juga membantu dalam menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.
Jadi, jika kebutuhan utama Anda adalah penggunaan harian, Galaxy A54 5G masih mempunyai tenaga yang cukup.
Bagaimana dengan Gaming?
Di sinilah kita harus lebih realistis. Galaxy A54 5G bukan smartphone gaming khusus.
Exynos 1380 masih mampu menjalankan banyak game, tetapi pengguna yang menginginkan performa maksimal pada game berat mungkin akan menemukan smartphone generasi baru dengan chipset lebih kuat.
Untuk game kompetitif yang relatif ringan hingga menengah, A54 5G masih dapat memberikan pengalaman yang memadai.
Namun, untuk game berat:
- turunkan grafis jika diperlukan;
- jangan selalu memaksakan frame rate maksimum;
- perhatikan suhu;
- jangan bermain sambil mengisi daya jika perangkat sudah panas.
Jadi, Galaxy A54 5G lebih cocok disebut smartphone all-rounder yang bisa gaming, bukan smartphone gaming yang kebetulan bisa melakukan aktivitas lain.
Baterai 5.000mAh Masih Menjadi Standar yang Nyaman
Samsung memasangkan Galaxy A54 5G dengan baterai 5.000mAh.
Kapasitas tersebut masih menjadi ukuran yang sangat relevan pada 2026.
Samsung mengklaim baterai dapat bertahan lebih dari dua hari dalam skenario penggunaan tertentu, dengan catatan bahwa daya tahan aktual bergantung pada jaringan, aplikasi, fitur yang digunakan, frekuensi penggunaan, dan faktor lainnya.
Dalam penggunaan normal, baterai 5.000mAh memberikan ruang yang cukup untuk aktivitas sepanjang hari.
Namun, jika digunakan untuk:
- gaming lama;
- hotspot;
- GPS terus-menerus;
- kamera;
- video 4K;
- layar dengan brightness tinggi;
konsumsi daya tentu akan meningkat.
Jadi, jangan menjadikan angka 5.000mAh sebagai jaminan bahwa baterai pasti bertahan dua hari untuk semua orang.
Charging Bukan Kelebihan Utamanya
Kalau ada satu aspek yang terasa kurang kompetitif, salah satunya adalah pengisian daya.
Galaxy A54 5G tidak dikenal karena teknologi charging super cepat.
Ini menjadi kontras dengan beberapa smartphone kompetitor yang menawarkan pengisian daya dengan watt jauh lebih tinggi.
Bagi pengguna yang terbiasa mengisi baterai dalam waktu sangat singkat, hal ini mungkin menjadi kekurangan.
Tetapi bagi pengguna yang biasanya mengisi smartphone saat tidur atau bekerja, perbedaannya mungkin tidak terlalu mengganggu.
Ini merupakan contoh bahwa smartphone harus dinilai berdasarkan pola penggunaan, bukan hanya angka spesifikasi.
microSD Hingga 1TB Adalah Fitur yang Semakin Menarik
Salah satu fitur Galaxy A54 5G yang mungkin justru semakin menarik seiring waktu adalah dukungan microSD.
Samsung mencantumkan dukungan kartu microSD hingga 1TB.
Mengapa ini penting?
Karena kebutuhan penyimpanan semakin besar.
Foto memiliki ukuran besar.
Video 4K lebih besar lagi.
Game juga semakin besar.
Belum lagi file kerja, dokumen, musik, dan berbagai media lainnya.
Dengan microSD, pengguna memiliki fleksibilitas tambahan untuk memperbesar kapasitas penyimpanan.
Fitur ini juga membuat varian 128GB menjadi lebih menarik bagi pengguna yang tidak ingin langsung membayar lebih untuk penyimpanan internal 256GB.
Perlu diperhatikan bahwa slot SIM Galaxy A54 5G menggunakan konfigurasi hybrid, sehingga penggunaan microSD berkaitan dengan pilihan slot SIM yang tersedia.
Speaker Stereo dan Dolby Atmos Menambah Pengalaman Multimedia
Samsung juga membekali Galaxy A54 5G dengan speaker stereo dan dukungan Dolby Atmos.
Fitur ini mungkin terlihat sederhana.
Namun, ketika digunakan untuk menonton video atau mendengarkan musik, speaker stereo memberikan pengalaman yang lebih baik daripada speaker mono.
Untuk pengguna yang sering menonton YouTube tanpa earphone, kualitas audio seperti ini cukup terasa.
Jika digabungkan dengan layar Super AMOLED 120Hz, Galaxy A54 5G masih menjadi perangkat multimedia yang menyenangkan.
NFC Membuatnya Lebih Praktis
Galaxy A54 5G juga mendukung NFC.
NFC dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan yang kompatibel, seperti membaca kartu tertentu, konektivitas perangkat, maupun fungsi pembayaran yang tersedia melalui layanan yang didukung.
Bagi sebagian pengguna, NFC mungkin bukan fitur wajib.
Tetapi ketika sudah terbiasa menggunakannya, fitur ini bisa sangat praktis.
Desainnya Masih Terlihat Modern
Galaxy A54 5G menggunakan desain yang cukup sederhana.
Kamera belakang dibuat terpisah tanpa modul kamera besar seperti yang banyak ditemukan pada smartphone lain.
Pendekatan ini membuat desainnya terlihat bersih.
Bahkan setelah beberapa tahun, tampilan A54 5G masih cukup mudah dikenali sebagai smartphone Samsung.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa perangkat ini masih menarik ketika ditemukan dalam kondisi second yang bagus.
Harga Bekas Membuat Galaxy A54 5G Semakin Menarik
Inilah salah satu faktor paling penting.
Ketika pertama kali diluncurkan di Indonesia, Galaxy A54 5G dibanderol Rp5.999.000 untuk varian 8GB/128GB dan Rp6.399.000 untuk varian 8GB/256GB.
Di pasar bekas September 2026, harganya sudah jauh lebih rendah.
Hasil pencarian marketplace menunjukkan banyak unit Galaxy A54 5G bekas berada di kisaran sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3,8 juta, dengan sebagian besar listing 8GB/128GB dan 8GB/256GB berada di sekitar Rp3 jutaan.
Tentu saja harga tersebut bukan harga resmi dan bisa berubah.
Kondisi perangkat sangat berpengaruh.
Unit dengan:
- fullset;
- kondisi mulus;
- layar sehat;
- baterai masih bagus;
- IMEI aman;
- garansi atau bukti pembelian;
- tidak pernah diperbaiki;
biasanya mempunyai nilai lebih tinggi.
Sebaliknya, perangkat dengan layar bermasalah, baterai menurun, frame rusak, atau pernah dibongkar dapat ditawarkan jauh lebih murah.
Kenapa Harga Bekas Sangat Berpengaruh?
Misalnya seseorang memiliki anggaran sekitar Rp3 jutaan.
Pada harga tersebut, Galaxy A54 5G bekas memberikan kombinasi:
AMOLED + 120Hz + OIS + IP67 + 5G + NFC + stereo speaker + microSD + One UI.
Tidak semua smartphone baru di rentang harga yang sama menawarkan seluruh kombinasi tersebut.
Inilah salah satu alasan Galaxy A54 5G masih banyak dicari.
Bukan karena spesifikasinya mengalahkan semua smartphone baru.
Melainkan karena paket fitur yang ditawarkan cukup lengkap ketika harganya sudah turun.
Jangan Membeli A54 5G Hanya karena Murah
Ini penting.
Harga murah tidak selalu berarti pembelian yang bagus.
Galaxy A54 5G sudah berusia beberapa tahun.
Jika membeli unit bekas, kondisi baterai dan layar harus menjadi perhatian.
Selain itu, calon pembeli harus mempertimbangkan sisa dukungan software.
Samsung memang memberikan kebijakan update yang panjang, tetapi perangkat yang dirilis pada 2023 tentu sudah menghabiskan sebagian masa dukungannya.
Karena itu, pada 2026, pertimbangan utama bukan lagi:
"Apakah Galaxy A54 5G bagus?"
Tetapi:
"Apakah harga Galaxy A54 5G yang saya temukan sepadan dengan usia dan kondisinya?"
Pertanyaan kedua jauh lebih relevan.
Apa yang Membuat Galaxy A54 5G Berbeda dari Smartphone Murah?
Samsung mempunyai kekuatan pada pengalaman keseluruhan.
Smartphone murah mungkin menawarkan RAM besar atau chipset yang terlihat lebih cepat di atas kertas.
Namun Galaxy A54 5G menawarkan kombinasi fitur yang lebih luas.
Misalnya:
Layar: Super AMOLED 120Hz
Kamera: 50MP OIS
Ketahanan: IP67
Audio: Stereo + Dolby Atmos
Konektivitas: 5G + NFC
Penyimpanan: microSD hingga 1TB
Software: One UI + dukungan update panjang
Tidak semua fitur tersebut terlihat dalam benchmark.
Tetapi semuanya berpengaruh pada pengalaman penggunaan.
Galaxy A54 5G Bukan Smartphone yang Harus Menang di Semua Sektor
Salah satu kesalahan ketika membandingkan smartphone adalah mencari perangkat yang menang dalam setiap kategori.
Pada kenyataannya, setiap smartphone mempunyai kompromi.
Galaxy A54 5G bukan yang tercepat.
Bukan yang charging-nya paling cepat.
Bukan pula smartphone dengan kamera paling banyak.
Tetapi perangkat ini mempunyai keseimbangan yang cukup kuat.
Untuk pengguna yang membutuhkan satu perangkat untuk bekerja, mengambil foto, menonton video, bermain game, browsing, dan berkomunikasi, keseimbangan tersebut justru lebih penting.
Mengapa Galaxy A54 5G Masih Banyak Dicari?
Jika dirangkum, ada beberapa alasan utama.
Pertama: layar bagus
Super AMOLED 120Hz masih sangat relevan.
Kedua: kamera utama punya OIS
Fitur ini memberikan keunggulan nyata dalam fotografi dan video.
Ketiga: IP67
Perlindungan air dan debu bukan fitur yang selalu tersedia pada setiap smartphone kelas menengah.
Keempat: One UI dan dukungan software
Samsung mempunyai reputasi kuat dalam pembaruan perangkat.
Kelima: microSD
Pengguna masih bisa memperluas penyimpanan hingga 1TB.
Keenam: ekosistem Samsung
Bagi pemilik perangkat Galaxy lainnya, A54 5G dapat menjadi bagian dari ekosistem yang lebih luas.
Ketujuh: harga bekas
Setelah mengalami penurunan harga beberapa tahun sejak peluncuran, kombinasi fitur A54 5G menjadi lebih menarik.
Kesimpulan
Samsung Galaxy A54 5G masih banyak dicari bukan karena smartphone ini merupakan perangkat terbaru, melainkan karena kombinasi fitur yang ditawarkannya masih relevan.
Layar Super AMOLED 120Hz, kamera utama 50MP dengan OIS, baterai 5.000mAh, IP67, speaker stereo, NFC, jaringan 5G, microSD hingga 1TB, dan dukungan software yang panjang membuat Galaxy A54 5G mempunyai fondasi yang cukup kuat.
Di tahun 2026, tentu saja ada beberapa bagian yang mulai terasa tertinggal.
Exynos 1380 bukan lagi chipset baru. Pengisian daya tidak secepat beberapa kompetitor. Dan jika membeli unit bekas, kondisi baterai serta layar harus diperiksa dengan teliti.
Tetapi ketika harga bekasnya berada di kisaran Rp3 jutaan, ceritanya menjadi berbeda.
Dengan harga tersebut, pembeli bisa mendapatkan smartphone Samsung dengan layar AMOLED 120Hz, kamera OIS, IP67, stereo speaker, NFC, 5G, dan dukungan microSD.
Itulah alasan paling masuk akal mengapa Galaxy A54 5G masih memiliki peminat.
Bukan karena ia lebih hebat daripada semua smartphone baru, tetapi karena paket fitur yang ditawarkan masih terasa lengkap ketika harganya sudah turun.
Jika Anda menemukan Galaxy A54 5G dengan kondisi bagus dan harga yang tepat, perangkat ini masih bisa menjadi pilihan menarik untuk penggunaan sehari-hari.
Namun, jangan lupa membandingkan harga aktual dengan smartphone yang lebih baru sebelum membeli.
Karena pada 2026, pertanyaan yang paling penting bukan lagi "Apakah Galaxy A54 5G bagus?"
Melainkan:
"Apakah Galaxy A54 5G memberikan nilai yang sepadan dengan uang yang harus saya keluarkan?"
Dan jawabannya akan sangat bergantung pada harga, kondisi unit, serta kebutuhan Anda.
FAQ Samsung Galaxy A54 5G
Apakah Samsung Galaxy A54 5G masih layak dibeli pada 2026?
Masih bisa dipertimbangkan, terutama jika mendapatkan unit dengan kondisi bagus dan harga yang kompetitif. Layar AMOLED 120Hz, kamera OIS, IP67, 5G, NFC, dan microSD masih menjadi keunggulan.
Mengapa Galaxy A54 5G masih banyak dicari?
Beberapa faktor utamanya adalah layar Super AMOLED 120Hz, kamera 50MP OIS, sertifikasi IP67, One UI, dukungan software yang panjang, microSD, dan harga bekas yang sudah turun.
Apakah Galaxy A54 5G cocok untuk gaming?
Masih cocok untuk gaming ringan hingga menengah dan beberapa game berat dengan pengaturan yang disesuaikan. Namun, perangkat ini bukan smartphone gaming khusus dan chipsetnya sudah bukan generasi terbaru.
Apakah Galaxy A54 5G memiliki OIS?
Ya. Kamera utama 50MP Galaxy A54 5G dilengkapi Optical Image Stabilization atau OIS.
Apakah Galaxy A54 5G tahan air?
Galaxy A54 5G memiliki rating IP67. Samsung menyatakan perangkat diuji untuk perendaman hingga 1 meter dalam air tawar selama 30 menit dalam kondisi laboratorium tertentu. Ketahanan tersebut tidak permanen.
Apakah Galaxy A54 5G mendukung microSD?
Ya. Galaxy A54 5G mendukung kartu microSD hingga 1TB.
Berapa kapasitas baterai Galaxy A54 5G?
Galaxy A54 5G menggunakan baterai berkapasitas tipikal 5.000mAh.
Apakah Galaxy A54 5G sudah 5G?
Ya. Galaxy A54 5G mendukung jaringan 5G Sub-6 pada band yang didukung perangkat dan operator.
Berapa harga Galaxy A54 5G bekas pada 2026?
Harga sangat bervariasi berdasarkan kondisi, kapasitas, kelengkapan, dan penjual. Pada sejumlah listing marketplace September 2026, unit bekas terlihat berada sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3,8 juta, dengan banyak listing berada di kisaran Rp3 jutaan.
Penelusuran:
- Samsung Galaxy A54 5G
- Samsung A54 5G
- Galaxy A54 5G
- Samsung Galaxy A54 5G 2026
- Samsung A54 5G masih layak
- Samsung A54 5G harga
- Samsung A54 5G bekas
- Samsung Galaxy A54 5G review
- Samsung A54 5G kamera
- Samsung A54 5G OIS
- Samsung A54 5G AMOLED
- Samsung A54 5G IP67
- kenapa Samsung Galaxy A54 5G masih banyak dicari
- Samsung Galaxy A54 5G masih layak dibeli 2026
- alasan Samsung A54 5G masih populer
- harga Samsung Galaxy A54 5G bekas 2026
- Samsung Galaxy A54 5G masih bagus atau tidak
- kelebihan Samsung Galaxy A54 5G di 2026
- Samsung A54 5G cocok untuk siapa
- Samsung A54 5G kamera 50MP OIS
- Samsung A54 5G AMOLED 120Hz
- Samsung A54 5G untuk gaming
- Samsung A54 5G second worth it
